Kenali Bahaya Oversharing Bagi Kehidupan dan Masa Depanmu

Kenali Bahaya Oversharing Bagi Kehidupan dan Masa Depanmu

Bahaya Oversharing Bagi Kehidupan-Ilustrasi/Unsplash-

RADAR JABAR – Oversharing ternyata memiliki dampak buruk bagi kehidupan setiap orang. Kemarin, teman kami bercerita bahwa dia sedang merasa kesal dengan para pengikutnya di Instagram. Dia baru saja membeli suatu barang dan kemudian mengunggahnya dalam cerita.

Namun, banyak yang memberikan komentar melalui pesan langsung mengkritik mengapa dia membeli barang tersebut, sebaiknya membeli barang A, B, C, dan sebagainya. Hal ini membuatnya merasa tertekan dan tidak bahagia.

Kami juga pernah mengalami hal serupa. Ketika kami merasa senang dan berbagi hal yang menyenangkan di media sosial, seringkali kami dikritik oleh banyak orang. Akhirnya, kami mulai malas untuk berbagi di media sosial.

Sejujurnya, saat kami masih aktif di media sosial, seperti Facebook, BBM, dan Twitter, keinginan kami untuk berbagi sebenarnya hanya sekitar 30%. Sisanya, kami ingin memamerkan, yang memang terkadang menyenangkan.

BACA JUGA:10 Tanda Orang Manipulatif yang Berbahaya bagi Hidup Anda

Pada masa itu, gengsi dan ego kami masih tinggi karena kami masih muda. Namun, seiring bertambahnya usia, kami belajar untuk merendah dan bersikap rendah hati. Setiap kali kami meraih pencapaian atau melakukan hal yang menyenangkan, kami lebih menikmatinya sendiri.

Jika kami ingin memberitahu orang lain, kami hanya berbagi dengan pasangan, sahabat, dan mungkin keluarga, bukan sembarangan dengan orang yang tidak kami anggap dekat.

Pada titik ini, kami tidak lagi merasa ingin memamerkan atau bersikap sombong. Jika kami menceritakan sesuatu kepada mereka, itu hanya karena kami ingin berbagi. Bagi kalian yang sering memamerkan apapun di story atau status, itu tidak apa-apa.

Seperti yang kami katakan sebelumnya, memamerkan memang terasa menyenangkan, begitu juga dengan bersikap sombong. Namun, itu adalah fase yang hampir semua orang akan alami. Seiring berjalannya waktu, kita akan belajar untuk merendah diri dan bersikap rendah hati seiring dengan kedewasaan yang kita dapat.

Bahaya Oversharing

Tetapi ada hal yang berbahaya, yaitu oversharing. Koreksi kami jika kami salah, tapi menurut pandangan pribadi kami, ketika seseorang oversharing tentang apa pun yang terjadi dalam hidupnya, itu sudah bukan lagi soal memamerkan atau bersikap sombong.

BACA JUGA:10 Teknik Pertanyaan Sebelum Meminjamkan Uang Pada Teman, Dijamin Bayar Tepat Waktu!

Oversharing menandakan bahwa seseorang telah memusatkan hidupnya pada pencarian validasi dari orang lain. Pikirannya dihabiskan untuk memikirkan apa yang dipikirkan orang lain.

Biasanya, orang-orang yang oversharing seperti ini tidak memamerkan apa yang telah mereka capai, tetapi hanya memamerkan impian dan rencana mereka yang bahkan belum mereka lakukan.

Jadi, agar terlihat keren, mereka membagikan mimpi, keinginan, dan rencana mereka. Seharusnya, secara pribadi, kamu menyimpannya dulu sampai impian itu terwujud baru kamu memamerkannya.

Sumber: