Hadi, Mahasiswa Asal Sumatera Utara, Lolos ke Empat Kampus Luar Negeri dengan Beasiswa untuk Studi Ekstensi S1

Hadi, Mahasiswa Asal Sumatera Utara, Lolos ke Empat Kampus Luar Negeri dengan Beasiswa untuk Studi Ekstensi S1

--

RADAR JABAR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Hadi, mahasiswa asal Sumatera Utara, yang sukses diterima di empat universitas luar negeri untuk melanjutkan studi ekstensi S1 melalui berbagai program beasiswa akademik internasional. Pencapaiannya diraih melalui jalur Intense Base Intact Taiwan, 2+i Program Taiwan, serta Bachelor's Transfers di Swedia. Keberhasilannya ini tidak hanya mencerminkan kegigihannya dalam menempuh pendidikan, tetapi juga membuktikan bahwa mahasiswa vokasi dari Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Dengan tekad kuat dan semangat pantang menyerah, Hadi menjadikan riset sebagai salah satu faktor utama dalam perjalanannya meraih kesempatan akademik di berbagai universitas terkemuka dunia.

BACA JUGA:LS Vinus Nilai Sektor Pendidikan Indonesia akan Berat Capai Generasi Emas

Perjalanan Akademik Menuju Kancah Internasional

Langkah awal Hadi dalam meraih pengalaman pendidikan internasional dimulai pada tahun 2023, ketika ia mendapatkan kesempatan bergengsi untuk mengikuti Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) ke Taiwan melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pengalaman ini menjadi titik balik dalam perjalanan akademiknya, menguatkan keyakinannya bahwa menempuh pendidikan di luar negeri bukanlah sekadar impian, melainkan sebuah tujuan yang dapat diwujudkan.

Namun, mimpi besar Hadi untuk belajar di universitas luar negeri bukanlah sesuatu yang mudah ia capai. Sejak usia 19 tahun, ia telah memiliki ambisi untuk berkuliah di kampus ternama. Sayangnya, saat itu restu dari orang tua belum sepenuhnya mendukung langkahnya untuk meninggalkan Sumatera. Meski demikian, ia tidak patah semangat. Hadi terus berusaha dan membuktikan kemampuannya dengan mendaftar ke beberapa universitas ternama dalam negeri. Ia berhasil lolos seleksi di Universitas Indonesia (UI) melalui jalur SIMAK UI dan Universitas Negeri Malang (UM) melalui jalur mandiri. Hal ini menunjukkan bahwa sejak awal, ia memang memiliki potensi akademik yang luar biasa.

Namun, keinginannya untuk menempuh pendidikan di luar negeri tetap membara. Setelah menyelesaikan studi Diploma 3 (D3) di Politeknik Negeri Medan , ia mulai mencari peluang lebih luas dengan mendaftar ke berbagai universitas luar negeri melalui jalur akademik dan beasiswa.

Usahanya membuahkan hasil ketika ia diterima di Lund University, Swedia—salah satu universitas terbaik di dunia yang terkenal dengan reputasi penelitian dan inovasinya. Keberhasilannya masuk ke Lund University bukan sekadar melalui proses pendaftaran biasa, melainkan karena keterlibatannya dalam riset energi terbarukan, khususnya biomassa. Dalam proses seleksi, riset yang ia kembangkan bersama salah satu perguruan tinggi di Jawa Barat menjadi faktor utama yang memberikan nilai tambah signifikan bagi aplikasinya.

Keberhasilan Hadi dalam meraih beasiswa dan kesempatan studi di Swedia membuktikan bahwa mahasiswa vokasi juga memiliki potensi besar untuk bersaing dalam dunia akademik internasional.

Pilihan Studi di Taiwan dan Dedikasi dalam Riset

Tak hanya di Swedia, Hadi juga mendapatkan peluang luar biasa dengan diterima di tiga universitas terkemuka di Taiwan, yaitu:

  • National Chin-Yi University of Technology
  • Taiwan Steel University of Technology
  • Minghsin University of Technology

Setelah mempertimbangkan berbagai faktor, ia akhirnya memilih untuk melanjutkan studinya di National Chin-Yi University of Technology, Taiwan. Keputusan ini didasarkan pada minat dan visinya dalam mengembangkan potensi riset serta memperdalam ilmu yang ia tekuni.

Kini, di Taiwan, Hadi tidak hanya fokus pada pendidikannya, tetapi juga semakin memperdalam keahliannya di bidang riset. Ia aktif tergabung dalam penelitian di bidang Fabrication Thermofluids advanced serta  Intelligent Sensor & Energy Laboratory, bekerja sama dengan salah satu dosen di laboratorium kampusnya.

Baginya, riset merupakan kunci utama dalam memperluas ekspansi pendidikan serta berkontribusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan di masa depan. Dengan semangat inovasi dan dedikasi tinggi, ia yakin bahwa penelitian dapat membuka lebih banyak peluang bagi dirinya, baik dalam dunia akademik maupun industri.

Menginspirasi Mahasiswa Vokasi untuk Berdaya Saing Global

Keberhasilan Hadi menjadi bukti nyata bahwa lulusan diploma dari Indonesia memiliki daya saing tinggi di tingkat global. Perjalanan dan pencapaiannya menginspirasi banyak mahasiswa vokasi bahwa pendidikan tinggi di luar negeri bukanlah hal yang mustahil untuk diraih.

Pencapaiannya juga membuktikan bahwa dengan kerja keras, tekad yang kuat, serta semangat pantang menyerah, mahasiswa vokasi dapat memiliki peluang besar untuk diterima di universitas internasional bergengsi. Hadi berharap kisahnya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain, terutama para lulusan D3, agar berani bermimpi besar, terus berusaha, dan memanfaatkan berbagai peluang yang ada untuk menembus pendidikan tinggi di kancah global.

Hadi meyakini bahwa generasi muda Indonesia, terutama mahasiswa vokasi, memiliki potensi besar untuk bersaing dengan mahasiswa dari negara lain. Dengan komitmen untuk terus belajar dan berinovasi, ia percaya bahwa mahasiswa Indonesia mampu berkontribusi lebih luas dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dunia.

Jangan pernah takut untuk bermimpi besar. Mulailah dari langkah kecil, tetap konsisten, dan jangan ragu untuk mencoba. Dunia ini luas, dan kesempatan akan selalu ada bagi mereka yang berusaha,” ujar Hadi.

Ke depan, Hadi berharap semakin banyak mahasiswa Indonesia, khususnya lulusan vokasi, yang dapat meraih kesempatan untuk belajar di luar negeri dan membawa perubahan bagi masa depan bangsa.

 

Sumber: