Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Gedebage Belum Capai Target Karena Hal Ini

Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Gedebage Belum Capai Target Karena Hal Ini

Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Gedebage Belum Capai Target Karena Hal Ini-Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Gedebage-Instagram @infobandungraya

RADAR JABAR - Pengelolaan sampah menjadi isu kritis di berbagai kota, termasuk Kota Bandung. Namun, sayangnya, target yang ditetapkan untuk Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Gedebage saat ini belum optimal.

Dari target 60 ton sampah, hanya 15 ton yang dapat diolah di TPST tersebut. Tantangan ini diakui oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna, yang menjelaskan bahwa pengolahan sampah organik dengan menggunakan media maggot di tingkat kelurahan menjadi salah satu penyebab keterbatasan pasokan makanan untuk maggot tersebut.

 

Pengelolaan Sampah Organik dan Tantangan di Tingkat Kelurahan

Pengolahan sampah organik menggunakan media maggot di tingkat kelurahan memang menjadi langkah positif dalam upaya daur ulang sampah. Namun, keterbatasan pasokan makanan untuk maggot di TPST Gedebage menunjukkan adanya kendala dalam pelaksanaan program ini. Hal ini menjadi perhatian utama dalam rangka optimalisasi TPST Gedebage.

Menurut Ema Sumarna, kekurangan suplai makanan untuk maggot disebabkan oleh ketidaksempurnaan distribusi sampah organik dari beberapa pasar tradisional di wilayah Kordoba, seperti Pasar Kordon, Pasar Ciwastra, Pasar Induk Gedebage, dan Kiaracondong.

Oleh karena itu, langkah strategis diambil dengan mendorong pasar-pasar tersebut untuk mendistribusikan sampah organiknya secara lebih teratur dan konsisten ke TPST Gedebage.

 

BACA JUGA:PJ Wali Kota Bandung Inginkan Braga Ramah untuk Pejalan Kaki dan Bersih dari Kendaraan

 

Peran Pasar Tradisional dalam Pengelolaan Sampah

Pasar tradisional memegang peran penting dalam pengelolaan sampah organik di Kota Bandung. Dengan meningkatkan kesadaran dan kerjasama dari pedagang dan pengelola pasar, potensi untuk mendistribusikan sampah organik ke TPST Gedebage dapat dioptimalkan.

Ema Sumarna menekankan bahwa tiga pasar utama di wilayah Kordoba memiliki tanggung jawab untuk memastikan suplai makanan bagi maggot di TPST.

"Ada tiga pasar yang didorong mendistribusikan sampah. Supaya magot-magot di sini tidak kekurangan makanan," ucap Ema. Dikutip dari akun Instagram @infobandungraya

Selain itu, langkah ini juga dapat menciptakan sinergi positif antara TPST Gedebage dan pasar-pasar tradisional, menciptakan model kemitraan yang mendukung pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan.

 

Sumber: