Apasih yang Menyebabkan Angin Puting Beliung Terjadi? Simak Ciri-ciri dan Dampaknya

Apasih yang Menyebabkan Angin Puting Beliung Terjadi? Simak Ciri-ciri dan Dampaknya

Apasih yang Menyebabkan Angin Puting Beliung Terjadi Simak Ciri-ciri dan Dampaknya-Penyebab Angin Puting Beliung-Ilustrasi Freepik

Agar dapat waspada dan siaga, penting untuk mengenali ciri-ciri angin puting beliung:

  1. Udara terasa panas dan gerah (sumuk).
  2. Awalnya, tampak awan cumulus (putih dan bergerombol), dengan satu jenis awan abu-abu menjulang tinggi yang tampak seperti bunga kol.
  3. Awan tiba-tiba berubah warna dari putih menjadi hitam pekat (awan cumulonimbus).
  4. Angin kencang meniup ranting dan daun dengan suara bergemuruh, menjadi tanda jelang datangnya angin beliung.
  5. Durasi pembentukan awan hingga menghilang umumnya sekitar 1 jam.
  6. Sering terjadi pada siang hari, khususnya antara pukul 13.00 hingga 17.00.
  7. Terjadi tiba-tiba dan berlangsung selama 3-5 menit di area lokal.
  8. Muncul sambaran petir meskipun tidak ada hujan, dapat menandakan hujan lebat dengan petir dan angin kencang.
  9. Udara terasa dingin, terutama ketika langit mendung dan pepohonan bergoyang karena angin kencang.

 

BACA JUGA:Hari Ini Indonesia Alami Hari Tanpa Bayangan, Terjadi 2x di Indonesia Simak Lengkapnya!

 

Dampak Angin Puting Beliung

Angin puting beliung dapat menimbulkan dampak besar, seperti:

  1. Kerusakan alam, rumah dan infrastruktur di suatu daerah.
  2. Potensi korban jiwa dalam beberapa kasus.
  3. Kerugian material, termasuk kematian ternak dan kerusakan tanaman.
  4. Kerusakan kebun warga.
  5. Pembentukan puing-puing dari kerusakan materi dan sampah berserakan.
  6. Dampak buruk yang melibatkan area seluas 5 kilometer.
  7. Potensi banjir.
  8. Kemampuan angin puting beliung untuk mengang

Sumber: