Pasukan Manguni Minahasa Hadang Massa Aksi Bela Palestina, Nama Marco Karundeng jadi Sorotan

Pasukan Manguni Minahasa Hadang Massa Aksi Bela Palestina, Nama Marco Karundeng jadi Sorotan

Pasukan Manguni Minahasa Pendukung Israel Hadang Massa Aksi Bela Palestina--

RADAR JABAR - Viral di media sosial video bentrokan antara ormas pendukung Israel berpakaian adat Minahasa dengan para peserta aksi bela Palestina. Video tersebut diunggah ulang oleh akun XTwitter @MrpAldo dan memancing beragam komentar netizen.

“Info dari Manado aksi damai umat Islam untuk PALESTINA di hadangan pasukan Manguni Minahasa? Padahal aksi damai umat Islam di Bitung untuk PALESTINA sudah ada izin dari pihak kepolisian? Pihak pasukan Manguni Minahasa mengatakan aksi bela PALESTINA adalah membantu terorisme di PALESTINA? SUDAH SIAP PERANG KAH?” tulisnya.

Ormas yang diketahui bernama Manguni Minahasa tersebut berlarian sambil membawa bendera Israel untuk menghadang massa aksi bela Palestina.

Salah satu netizen bernama akun @cattheseekers membagikan identitas salah satu anggota ormas Manguni Minahasa yang diketahui bernama Marco Karundeng.

BACA JUGA:Albert Einstein Pernah Ramal Kehancuran Israel Melalui Surat Ini

Bahkan Marco sempat mengeluarkan ancaman melalui media sosial Facebook bahwa ia beserta pasukannya akan menyerang siapapun orang yang mengenakan jilbab maupun kopiah.

“Berarti sekarang torang orang Minahasa somo bage smbrang target ba jilbab somo kopiah iko ta mo rako kalo baku dpa di jalan,” tulis Marco melalui kolom komentar sebuah postingan di Facebook.

Namun sampai saat ini, berlum diketahui apakah Marco Karundeng benar-benar terlibat dalam peristiwa bentrokan tersebut. Akun Facebook miliknya saat ini sudah tidak bisa diakses.

Kabarnya, bentrokan tersebut terjadi di pusat Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), dan dilaporkan adanya korban luka. Menurut pantauan dari video yang dibagikan oleh akun @sharkiej, beberapa individu terlihat terlibat dalam serangan saling menyerang.

Kelompok-kelompok yang terlibat terlihat mengenakan atribut khas dan membawa bendera sambil berlarian. Dalam rekaman tersebut, terlihat dan diinformasikan bahwa terdapat korban luka dalam bentrokan tersebut.

Postingan ini mendapatkan beragam komentar dan banyak diunggah ulang oleh akun-akun lain di platform media sosial.

Menanggapi kejadian tersebut, pemerintah dan kepolisian setempat belum dapat memberikan penjelasan rinci mengenai penyebab bentrokan yang disebut-sebut telah menimbulkan korban jiwa.

BACA JUGA:Kisah Pasukan Misterius Berpakaian Putih yang Bantu Hamas, Israel Sebut Mereka Hantu

Bahkan, pihak berwenang setempat menyatakan bahwa insiden bentrokan yang terjadi pada Sabtu petang telah dianggap kondusif dan situasinya sudah terkendali.

Sumber: