Polres Cianjur Tingkatkan Operasi Razia Knalpot Bising Menjelang Kampanye Terbuka Pemilu 2024

Polres Cianjur Tingkatkan Operasi Razia Knalpot Bising Menjelang Kampanye Terbuka Pemilu 2024

Polres Cianjur Tingkatkan Operasi Razia Knalpot Bising Menjelang Kampanye Terbuka Pemilu 2024--(Sumber Gambar :Antara)

Radar Jabar - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur, Jawa Barat, intensifikasi operasi razia knalpot bising selama lima hari terakhir menghasilkan penyitaan sekitar 1.000 knalpot bising.

Kepala Satlantas Polres Cianjur, AKP Adhi Pasidya Danahiswara, menyampaikan bahwa razia dilakukan secara acak di jalur utama Cianjur hingga pelosok, melibatkan berbagai Polsek, termasuk di wilayah selatan.

Operasi razia ini dilaksanakan setiap hari dengan pendekatan acak, terutama di Bundaran Tugu Lampu Gentur-By Pass, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, dan di pertigaan Rancagoong, Kecamatan Cilaku.

Adhi menyebutkan bahwa dalam lima hari terakhir, sebanyak 1.000 knalpot bising berhasil disita setelah 200 sepeda motor terjaring setiap harinya.

"Kami menggencarkan razia setiap hari dengan cara acak mulai dari Bundaran Tugu Lampu Gentur-By Pass, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur dan di pertigaan Rancagoong, Kecamatan Cilaku, setiap hari terjaring 200 sepeda motor, selama lima hari sudah 1.000 knalpot bising disita," ucapnya. 

Adhi menjelaskan bahwa razia knalpot bising akan terus diperketat dalam lima hari ke depan, sebagai respons terhadap banyaknya pengendara yang masih melanggar aturan berkendara di Cianjur. Suara knalpot yang bising dianggap dapat mengakibatkan keresahan di masyarakat, terutama bagi pengendara lainnya.

"Hampir setiap hari kami dari Satlantas Polres Cianjur menerima keluhan warga terkait knalpot bising yang dinilai mengganggu dan membuat tidak nyaman warga khususnya pengendara lain di Cianjur," katanya.

Satlantas Polres Cianjur juga melibatkan jajaran Polsek dalam razia langsung ke sekolah, karena banyak pelajar yang masih menggunakan knalpot bising. Adhi menyampaikan bahwa hampir setiap hari, pihaknya menerima keluhan dari warga terkait gangguan suara knalpot yang membuat ketidaknyamanan di Cianjur.

Adhi menekankan bahwa operasi razia akan lebih ditingkatkan menjelang kampanye terbuka pemilu 2024 untuk mencegah penggunaan knalpot bising oleh peserta atau simpatisan partai politik peserta pemilu.

Pihaknya telah memberikan imbauan kepada pengurus partai politik untuk menerapkan aturan terhadap simpatisan atau massa yang hadir dalam kegiatan kampanye terbuka agar tidak menggunakan knalpot bising, dengan ancaman razia dan tindakan langsung penggantian knalpot di tempat.

Kapolres Cianjur, AKBP Aszhari Kurniawan, menambahkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, pihaknya telah menyita sekitar 5.125 knalpot bising hasil dari razia gabungan TNI/Polri di jalur utama dan protokol Cianjur.

Kapolres juga mengimbau orangtua dan pihak sekolah untuk membantu melakukan pengawasan ketat terhadap anak didiknya, melarang mereka menggunakan knalpot bising, dan modifikasi kendaraan lain yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Sumber: