Keajaiban Arsitektur dan Kehidupan di Abad Kuno di Colosseum Roma

 Keajaiban Arsitektur dan Kehidupan di Abad Kuno di Colosseum Roma

Colosseum Roma--Pixabay

RADAR JABAR- Colosseum Roma, juga dikenal sebagai Flavian Amphitheatre, adalah monumen megah yang memikat hati pengunjung dengan sejarahnya yang kaya dan arsitektur yang menakjubkan.

Dibangun pada abad ke-1 Masehi, Colosseum telah menjadi ikon Roma dan salah satu tujuan wisata paling terkenal di dunia.

Mari kita telusuri beberapa fakta menarik yang membuat Colosseum begitu istimewa. Simak ulasannya dibawah ini!!!

 

1. Konstruksi yang Spektakuler

 

Colosseum dibangun antara tahun 72 dan 80 Masehi di bawah pimpinan Kaisar Vespasian dari Dinasti Flavian.

Pekerjaan konstruksi selesai pada masa pemerintahan putranya, Kaisar Titus, pada tahun 80 Masehi. Dengan diameter sekitar 188 meter dan tinggi sekitar 48 meter, Colosseum adalah amfiteater terbesar yang pernah dibangun.

 

2. Kapasitas Luar Biasa

 

Dengan kapasitas mencapai 80.000 penonton, Colosseum menjadi tempat hiburan massal bagi warga Roma.

Pertunjukan yang diselenggarakan di dalamnya melibatkan pertarungan gladiator, pertandingan olahraga, dan bahkan simulasi pertempuran laut ketika kolam besar di tengah arena diisi air.

 

3. Bangunan Multifungsi

 

Colosseum tidak hanya menjadi tempat untuk pertunjukan gladiator dan hiburan umum, tetapi juga berfungsi sebagai simbol kekuatan Kekaisaran Romawi.

Pada hari-hari perayaan kemenangan militer atau festival agama, Colosseum digunakan untuk menghibur rakyat dan memperkuat identitas kekaisaran.

 

4. Material Bangunan yang Unik

 

Colosseum dibangun menggunakan beton, batu bata, dan marmer. Untuk memberikan stabilitas dan kekuatan, para insinyur Romawi menggunakan teknik inovatif, seperti rongga-rongga beton yang ringan dan jaringan besi.

Bagian luar Colosseum yang dulunya ditutupi dengan marmer putih dan abu vulkanik yang memberinya penampilan yang mencolok.

 

5. Saluran Air dan Lubang-Lubang di Lantai

 

Colosseum memiliki sistem saluran air yang canggih. Lubang-lubang di lantai digunakan untuk menguras air setelah pertunjukan dan membersihkan arena dari darah dan pasir. Ini merupakan salah satu aspek kebersihan dan manajemen arena yang inovatif untuk masanya.

 

6. Kehancuran dan Penggunaan Ulang

 

Seiring berjalannya waktu dan perubahan tatanan sosial, Colosseum mengalami kerusakan akibat gempa bumi dan perampokan.

Meskipun begitu, bangunan ini terus digunakan sebagai sumber bahan bangunan untuk proyek-proyek konstruksi lainnya di Roma, sehingga sebagian besar bahan marmer dan batu bata Colosseum hilang.

 

7. Pengaruh pada Budaya Populer

 

Colosseum telah menjadi inspirasi dalam berbagai karya seni dan budaya populer. Dalam dunia perfilman, bangunan ini sering muncul sebagai latar belakang dalam film-film seperti "Gladiator" (2000) yang membawa kembali kehidupan di masa gladiator Roma.

 

8. Pengakuan Sebagai Keajaiban Dunia Baru

 

Pada tahun 2007, Colosseum diakui sebagai salah satu Keajaiban Dunia Baru melalui pemilihan yang dilakukan oleh New7Wonders Foundation.

Pengakuan ini mencerminkan betapa Colosseum terus memukau dunia dan dihargai sebagai salah satu warisan berharga dari sejarah dunia.

 

Colosseum Roma, dengan sejarah dan keindahannya yang tak terbantahkan, tetap menjadi simbol kemegahan Kekaisaran Romawi.

 

Melalui fakta-fakta menarik di atas, kita dapat lebih menghargai warisan budaya yang luar biasa ini dan bagaimana pengaruhnya masih terasa hingga hari ini.

Sumber: