Tak Terima Kompensasi, Sopir Angkot Tetap Beroperasi di Kawasan Puncak Bogor

Angkot masih beroperasi di kawasan Simpang Gadog, Bogor, pada Rabu (2/4/2025).-Regi-Radar Jabar
Sebagai informasi, kebijakan pemberian kompensasi bagi para sopir angkot berasal dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebagai upaya mengantisipasi kemacetan di Puncak.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meliburkan sopir angkot, karena diduga kerap ngetem yang menyebabkan macet di kawasan Puncak.
BACA JUGA:Usai Ratusan Jemaah Lakukan Solat Ied di Lapangan Tegar Beriman, Pemkab Bogor Gelar Open House
BACA JUGA:Polres Bogor Musnahkan 14.446 Miras
Ia menjelaskan pada unggahan di Instagram, dirinya sempat berkelakar kepada para sopir angkot serta memaparkan kondisi kawasan Puncak acap kali terjadi kemacetan horor setelah Lebaran.
"Sekarang mereka (sopir angkot) kita liburkan, biarkan dia bahagia mendekap istrinya di rumah, dan biarkan hati aku tetap merana karena tidak ada yang bisa ku dekap " kata Dedi Mulyadi dalam unggahan akun instagramnya, Kamis (27/3/2025).
Dedi juga menyampaikan ucapan selamat kepada pihak Pemkab Bogor dan TNI-Polri karena tugas pengamanan jalur Puncak saat lebaran menjadi ringan.
"Selamat pak Bupati, pak Wakil Bupati, pak Dandim, pak Kapolres, biar tugasnya ringan. Kalau mereka tidak ngetem di jalan, mereka libur, minimal di jalannya kosong macetnya tidak terlalu parah." Kata dia.
Sumber: