7 Alasan Kenapa Makanan Tinggi Protein Bisa Bikin Cepat Kenyang

7 Alasan Kenapa Makanan Tinggi Protein Bisa Bikin Cepat Kenyang

Alasan Kenapa Makanan Tinggi Protein Bisa Bikin Cepat Kenyang--Istimewa

RADAR JABAR - Makanan tinggi protein seringkali menjadi pilihan utama bagi banyak orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan atau ingin meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Salah satu alasan utama mengapa makanan tinggi protein begitu efektif adalah kemampuannya untuk membuat Anda merasa kenyang lebih lama dibandingkan dengan makanan yang mengandung karbohidrat atau lemak.

Berikut 7 alasan kenapa makanan tinggi protein bisa bikin cepat kenyang:

1. Pengaruh pada Hormon Kenyang dan Lapar

Salah satu alasan utama mengapa makanan tinggi protein bisa membuat Anda merasa kenyang adalah karena pengaruhnya terhadap hormon kenyang dan lapar dalam tubuh. Protein mempengaruhi pelepasan hormon kenyang seperti leptin dan peptida YY (PYY), sementara juga mengurangi produksi hormon lapar seperti grelin.

 

BACA JUGA:Simak 7 Jenis Makanan yang Membuat Gemuk

 

Kombinasi dari peningkatan hormon kenyang dan penurunan hormon lapar ini dapat menghasilkan perasaan kenyang yang lebih intens dan berlangsung lebih lama setelah mengkonsumsi makanan tinggi protein.

2. Proses Pencernaan yang Lambat

Protein membutuhkan lebih banyak waktu dan energi untuk dicerna oleh tubuh dibandingkan dengan karbohidrat atau lemak.

Proses pencernaan yang lambat ini berarti bahwa makanan tinggi protein tetap berada dalam sistem pencernaan Anda lebih lama, memperlambat kekosongan lambung dan memperpanjang rasa kenyang.

Dengan demikian, Anda cenderung merasa kenyang lebih lama setelah mengkonsumsi makanan tinggi protein.

3. Peningkatan Termogenesis

Makanan tinggi protein juga dapat meningkatkan tingkat termogenesis tubuh, yang merupakan proses di mana tubuh menghasilkan panas sebagai respons terhadap konsumsi makanan.

 

BACA JUGA:10 Cara Paling Ampuh Menggemukan Badan yang Susah Gemuk

 

Protein memiliki efek termogenik yang lebih tinggi dibandingkan dengan karbohidrat atau lemak, yang berarti tubuh Anda memerlukan lebih banyak energi untuk mencerna protein.

Sumber: