Prediksi Kendaraan yang Akan Kembali Ke Jabotabek Diperkirakan Akan Mencapai 1,87 Juta Kendaraan

Prediksi Kendaraan yang Akan Kembali Ke Jabotabek Diperkirakan Akan Mencapai 1,87 Juta Kendaraan

Prediksi Arus Balik Lebaran--Jasa Marga

RADAR JABAR - Prediksi jumlah kendaraan yang akan kembali ke wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) selama periode H1 hingga H+7 Lebaran tahun 2024 menunjukkan angka yang cukup signifikan. Menurut data dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, diperkirakan sebanyak 1,87 juta kendaraan akan melintasi gerbang tol tersebut.

Angka tersebut menandai peningkatan sebesar 1,4 persen dibandingkan dengan periode Lebaran tahun sebelumnya, dan melonjak hingga 56,2 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal di luar masa libur Lebaran.

Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur, menjelaskan bahwa jumlah kendaraan yang kembali ke wilayah Jabotabek ini merupakan hasil akumulasi lalu lintas dari empat gerbang tol utama. Gerbang tol tersebut meliputi GT Cikupa (dari Merak), GT Ciawi (dari Puncak), GT Cikampek Utama (dari Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (dari Bandung).

 

BACA JUGA: Kondisi Arus Lalulintas H+2 Lebaran Arah Nagreg Menuju Garut dan Tasik Terlihat Padat

 

Prediksi menunjukkan bahwa mayoritas lonjakan kendaraan berasal dari Jalan Tol Trans Jawa dan Bandung. Oleh karena itu, titik-titik tertentu di jalan tol menjadi fokus perhatian, khususnya pada KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, yang merupakan titik pertemuan arus kendaraan dari Bandung dan Trans Jawa menuju Jakarta.

"Pada prediksi puncak arus balik, peningkatan jumlah volume lalu lintas di titik ini akan mencapai 247,3 persen terhadap normal dan meningkat 18,4 persen terhadap puncak balik Lebaran 2023,” ujar Subakti.

Dalam hal distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek, sebagian besar kendaraan diperkirakan akan datang dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), dengan jumlah mencapai 1,06 juta kendaraan atau sekitar 56,9 persen dari total. Sementara itu, 461 ribu kendaraan (24,7 persen) diperkirakan akan datang dari arah Barat (Merak), dan 344 ribu kendaraan (18,4 persen) dari arah Selatan (Puncak).

Jasa Marga memproyeksikan bahwa puncak arus balik pada tahun 2024 akan terjadi pada H+4 Hari Raya Idul Fitri, atau tepatnya pada Senin, 15 April 2024. Pada saat itu, jumlah kendaraan yang melintasi empat gerbang tol utama diperkirakan mencapai 296 ribu kendaraan.

Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 11,7 persen dibandingkan dengan puncak arus balik Lebaran tahun sebelumnya, atau bahkan melonjak hingga 127,8 persen dibandingkan dengan kondisi normal.

 

BACA JUGA: Arus Lalulintas Nagreg Menuju Garut Alami Kemacetan

 

Sumber: antaranews.com