Kronologi 2 Polisi Tipu Tukang Bubur di Cirebon, Berawal dari Minta Sogokan

Kronologi 2 Polisi Tipu Tukang Bubur di Cirebon, Berawal dari Minta Sogokan

Kronologi 2 Polisi Tipu Tukang Bubur di Cirebon, Berawal dari Minta Sogokan--

Kegagalan itu bahkan terjadi pada tahap awal, yaitu saat tes kesehatan. Setelah mengalami kegagalan tersebut, Ketua Kuasa Hukum Wahidin, Harumningsih Surya, mengungkapkan bahwa kliennya mengalami depresi dan kebingungan.

Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa Wahidin telah mengeluarkan uang lebih dari Rp 310 juta. Bahkan, Wahidin telah menggadaikan rumahnya untuk mematuhi semua perintah dari AKP SW. Wahidin juga menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh AKP SW telah merugikan dirinya.

“Wahidin mendatangi tim kami, dia bilang, saya punya perkara. Anaknya mau masuk Bintara, saya ditipu. Dua tahun dia mencari keadilan, tapi tidak pernah mendapatkan itu. Dia sudah ke sana ke mari, bahkan, rumahnya sudah dijaminkan untuk biaya ini, sampai sekarang harus kehilangan rumah,” kata Harum, Sabtu (17/6/2023), dikutip dari TribunCirebon.

“Apa yang dilakukan Pak AKP SW, sangat sangat merugikan klien kami. Sebenernya kalau mau berhitung, kerugian tidak hanya Rp 310 juta saja. Selama masa pencarian ini, dua tahun, dia mengeluarkan uang cukup banyak,” pungkasnya.

Sumber: