Potensi Industri Kreatif di Tanah Papua, Presiden: Sangat Besar

Potensi Industri Kreatif di Tanah Papua, Presiden: Sangat Besar

Presiden Jokowi sedang memberikan keterangan kepada Pers di Jayapura, Papua-ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden-Antara Foto

RADAR JABAR - Presiden RI Joko Widodo menyampaikan bahwa di Papua memiliki potensi sangat besar di bidang industri dan ekonomi kreatif. Potensi yang sangat besar ini tentunya juga mencangkup dari sisi material.

Dalam kesempatannya usai membuka Papua Street Carnival di Jayapura pada Jumat (7/7) Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut.

"Namun untuk melaksanakan "street carnival" harus direncanakan sejak beberapa tahun sebelumnya, di-organizer dan dikemas dengan baik sehingga memunculkan produk seperti yang tadi disaksikan bersama" ujar Presiden

Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa industri kreatif Papi harus terus berlanjut dan dikelola oleh pemerintah daerah serta anak-anak muda.

"Saya kira ini adalah awal munculnya industri kreatif di Papua dan diharapkan terus berlanjut yang dikelola daerah dan anak-anak muda sendiri" lanjut Jokowi

Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa semestinya baik pemerintah provinsi, kota taupun kabupaten bisa cepat mengambil alih karena memiliki potensi yang sangat besar, serta ada kemungkinan sayu atau dua grup tersebut akan ditampilkan di Istana.

Sebelumnya Sandiagao Salahuddin Uno, selaku Menteri Pariwisata dan Ekonimi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) menyampaikan bahwa potensi ekonomi kreatif di Papua luar biasa besar. Hal itu disampaikan oleh Menparekraf itu saat memberiakn sambutan pembukaan Papua Street Carnival.

Diketahui bahwa Pagelaran Papua Street Carnival mngadakan sebuah penampilan yang lebih dari 116 parade yang digelar. Terdapat parade tarian Fuu dengan alat musk tifa, dilanjutkan dengan parade tujuh wilayah adat di Tanah Papua yang dimulai dari replika tifa raksasa sebesar 5 meter beserta diameter yang berukuran 1 meter.

Sandiaga Uno juga menyampaikan bahwa ada tujuh wilayah adat meliputi Mamta/Tambi, Saereri, Doberai, Bomberai, Anim Ha, La pagi, dan Me-pago. Selain itu ada parade busana yang terinspirasi dari flora, fauna dan kekayaan budaya yang dimiliki oleh Tanah Papua serta terdapat perahu hias yang menghiasi Teluk Yos Sudarso.*

Sumber: