PSSI Terjunkan Tim Investigasi untuk Tindaklanjuti Insiden Bobotoh yang Meninggal

PSSI Terjunkan Tim Investigasi untuk Tindaklanjuti Insiden Bobotoh yang Meninggal

Iriawan saat memberi paparan kepada wartawan di SOR Arcamanik, Kota Bandung, Minggu (19/6).-Istimewa-

BANDUNG - Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan menyebut pihaknya sudah perintahkan tim investigasi, untuk menyelidiki kasus meninggalnya 2 supporter Persib Bandung atau Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat melawan Persebaya Jumat lalu (17/6).

"Kita sudah memerintahkan tim investigasi untuk mendalami, kenapa bisa terjadi (suporter meninggal) dan intern PSSI juga mengevaluasi itu," ujar Iriawan kepada wartawan di SOR Arcamanik, Kota Bandung, Minggu (19/6).

Selanjutnya, ia menegaskan pihaknya akan menurunkan tim untuk meninjau langsung tempat kejadian perkara untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian yang menewaskan 2 orang bobotoh asal Kota Bandung, Asep Ahmad Solihin dan Sopiana Yusuf dari Bogor.

"Nanti datang ke lokasi dan TKP dan mengumpulkan panitia setempat kita tunggu aja," imbuhnya.

Terkait pemindahan venue dari stadion GBLA ke lokasi lain, ia menyebut menyerahkan keputusan sepenuhnya pada pihak aparat keamanan. Yakni keputusan sepenuhnya ada di Polda Jabar.

"Kalau kita selaku panitia penyelenggara akan mengevaluasi khususnya panitia lokal (Panpel), karena kita hanya mendampingi. Nanti itu (pindah venue) tergantung pa Kapolda, mau pindah atau tidak yang jelas kita serahkan penilaian dari aparat keamanan," jelasnya.

Untuk sanksi bagi panpel, ia menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan Komisi Disiplin PSSI untuk menentukan keputusan selanjutnya.

"Tentu nanti akan dibicarakan dulu dengan komdis, nanti komdis akan menilai. Yang jelas, ini harus ada tim investigasi turun untuk mendalami kenapa ini bisa terjadi," tandasnya.

Sebelumnya, Keluarga almarhum Asep Ahmad Solihin, Agil Hamzah telah bertemu dengan Tedy Tjahjono dan Umuh Muchtar pada malam insiden terjadi di rumah sakit dan mendapatkan ucapan turut berduka cita.

"12 polisi datang ke rumah, kasih kabar kalau Ahmad Solihin lagi berada di Rumah Sakit Sartika Asih, saya sama kaka langsung berangkat ke rumah sakit untuk meyakinkan," ujarnya.

"Jadi pak Haji Umuh, langsung kasih kabar kalau Ahmad meninggal dunia terus beliau turut mengucapkan duka cita juga," kata Agil. (avi)

Sumber: