Kapolresta Bandung Pastikan Pengamanan Kunjungan Kerja Wapres Gibran di Rancaekek dan Pacet
Kapolresta Bandung Pastikan Pengamanan Kunjungan Kerja Wapres Gibran di Rancaekek dan Pacet--
RADAR JABAR - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Bandung, Rabu, 4 Maret 2026.
Dalam agenda tersebut, Wapres meninjau langsung pelatihan Artificial Intelligence (AI) dan robotik yang tengah dikembangkan di lingkungan sekolah dan pesantren sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan berbasis teknologi.
Kunjungan dimulai di SMP Plus Mutahhari, Kecamatan Rancaekek. Setibanya di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB, Wapres disambut antusias oleh para siswa.
Dalam kegiatan tersebut, Wapres meninjau pelatihan AI di laboratorium komputer, mendengarkan penjelasan dari perwakilan ASEAN Foundation, serta menyaksikan penyerahan CSR dari PT Sinar Abipraya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan arahan kepada para siswa dan sesi foto bersama.
Sekitar pukul 11.20 WIB, rombongan bertolak menuju Pondok Pesantren Baitul Arqom, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Tiba pukul 12.30 WIB, Wapres disambut dengan pengalungan sorban oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Baitul Arqom.
Di lokasi ini, Wapres kembali meninjau pelatihan AI dan robotik, bersilaturahmi bersama para guru dan santri, serta melaksanakan salat Dzuhur berjamaah sebelum memberikan arahan terkait pentingnya penguasaan teknologi di era digital.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, yang memimpin langsung pengamanan kegiatan tersebut memastikan seluruh rangkaian agenda berjalan aman dan kondusif.
“Kami dari Polresta Bandung telah menyiapkan pengamanan secara maksimal, mulai dari pengamanan jalur, lokasi kegiatan, hingga sterilisasi area. Alhamdulillah seluruh rangkaian kunjungan kerja Wakil Presiden RI di wilayah Kabupaten Bandung berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Aldi Subartono.
Ia menambahkan bahwa kunjungan Wapres ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan teknologi di daerah, khususnya dalam bidang AI dan robotika di lingkungan sekolah maupun pesantren.
“Kami tentu sangat mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan upaya menciptakan generasi muda yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap menghadapi tantangan global di masa depan,” imbuhnya.
Kunjungan kerja yang berlangsung hingga pukul 14.15 WIB tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi di Kabupaten Bandung, sekaligus menunjukkan sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung kemajuan pendidikan nasional.* (ysp)
Sumber: