Kurs Dolar Hari Ini: Rupiah Bertahan di Kisaran Rp16.800–Rp17.000
Dolar Amerika Serikat-jcomp-Freepik
RADAR JABAR - Kurs dolar hari ini terhadap rupiah pada Jumat, 27 Maret 2026, tercatat masih bergerak stabil di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.000 per 1 USD. Angka ini bervariasi tergantung jenis kurs yang digunakan, baik dari Bank Indonesia (BI), perbankan, maupun pasar global.
Berdasarkan kurs referensi Bank Indonesia untuk transaksi pada 27 Maret, nilai tukar dolar AS berada di kisaran Rp16.818 untuk kurs beli dan Rp16.988 untuk kurs jual.
Sementara itu, kurs yang ditawarkan perbankan seperti Bank Central Asia (BCA) menunjukkan angka sedikit lebih tinggi, dengan kurs jual e-rate sekitar Rp16.940 per USD dan kurs TT counter mencapai Rp17.070 per USD.
Adapun berdasarkan data pasar global, nilai tukar dolar terhadap rupiah berada di sekitar Rp16.915 per USD. Angka ini mencerminkan rata-rata nilai tukar yang cukup representatif untuk kondisi pasar saat ini.
BACA JUGA:Update Harga Emas Akhir Maret 2026: Antam Stabil, Perhiasan Lebih Mahal
BACA JUGA:Rupiah Menguat Tipis di Pagi Hari, Harga Dolar Amerika Serikat Bergerak di Kisaran Rp16.800–Rp16.950
Dalam sepekan terakhir, kurs dolar AS terbilang sangat terbatas. Data menunjukkan bahwa selama periode 20 hingga 27 Maret 2026, kurs USD/IDR hanya mengalami perubahan sekitar 0,2 hingga 0,4 persen. Secara nominal, fluktuasi tersebut setara dengan perubahan sekitar Rp20 hingga Rp50 per dolar AS.
Pada awal periode tersebut, nilai tukar dolar tercatat berada di kisaran Rp16.850 hingga Rp16.900 per USD. Sementara pada hari ini, kurs berada di rentang Rp16.915 hingga Rp16.920 per USD. Hal tersebut membuat pergerakan kurs dalam satu minggu terakhir relatif kecil dan menunjukkan stabilitas yang cukup baik.
Kondisi ini memberikan sinyal positif bagi pelaku pasar maupun masyarakat yang memiliki kebutuhan transaksi valuta asing dalam jangka pendek. Dengan volatilitas yang rendah, nilai tukar rupiah dinilai cukup aman untuk aktivitas penukaran dalam jumlah kecil.
Meski demikian, para analis mengingatkan bahwa fluktuasi nilai tukar yang lebih signifikan biasanya terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang, seperti satu hingga tiga bulan. Oleh karena itu, pemantauan tetap diperlukan bagi pelaku usaha maupun investor yang memiliki eksposur terhadap mata uang asing.
BACA JUGA:Mengenal Aplikasi Payroll untuk Mengelola Penggajian Perusahaan
BACA JUGA:Rupiah Melemah Tipis, Harga Dolar AS Sentuh Kisaran Rp17.100 pada 24 Maret 2026
Sebagai catatan praktis, masyarakat yang ingin menukarkan dolar AS di bank atau money changer disarankan untuk memperhatikan kurs jual yang umumnya lebih tinggi dibandingkan kurs tengah pasar. Saat ini, kurs jual berada di kisaran Rp16.940 hingga Rp17.070 per USD.
Sementara itu, untuk sekadar mengetahui nilai rata-rata pasar, angka sekitar Rp16.900 per dolar AS dapat dijadikan acuan yang cukup representatif pada hari ini.
Sumber: