2. Letakkan cabai di dalam wadah beras
Masukkan cabai kering utuh ke dalam wadah tempat menyimpan beras.
Cabai dapat diletakkan di bagian atas beras atau di beberapa titik jika wadah berukuran cukup besar.
Hindari menghancurkan cabai kemudian mencampurkannya secara langsung dengan beras yang nantinya akan dikonsumsi.
Metode ini lebih praktis karena cabai tetap terpisah dari beras sehingga lebih mudah diambil ketika beras akan digunakan.
3. Tutup wadah dengan rapat
Setelah cabai diletakkan, tutup wadah penyimpanan dengan rapat.
Penggunaan wadah tertutup menjadi bagian penting dalam penyimpanan beras karena dapat membantu mengurangi kemungkinan serangga masuk dari lingkungan sekitar.
Dengan demikian, jangan hanya mengandalkan cabai. Kondisi wadah penyimpanan juga perlu diperhatikan.
4. Periksa kondisi beras secara berkala
Beras tetap perlu diperiksa secara rutin meskipun sudah diberi cabai kering.
Perhatikan apakah masih terdapat kutu dewasa, serangga kecil, telur, atau tanda kerusakan pada butiran beras.
Jika jumlah kutu sudah terlalu banyak, beras sebaiknya dipisahkan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Cara mengusir kutu beras dengan cabai lebih tepat diposisikan sebagai langkah tambahan, bukan satu-satunya metode pengendalian.
Mengapa Cabai Bisa Membantu Mengusir Kutu Beras?
Cabai mengandung sejumlah senyawa aktif yang dapat memengaruhi perilaku serangga.
Potensi tersebut juga pernah diteliti terhadap Sitophilus oryzae, atau yang dikenal sebagai rice weevil.