Untuk mengatasi hal tersebut, pengemudi disarankan beristirahat secara berkala. Idealnya, pengemudi berhenti setiap dua hingga tiga jam sekali untuk meregangkan tubuh dan memulihkan konsentrasi.
Banyak rest area di sepanjang jalan tol yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat.
Jika perjalanan sangat jauh, sebaiknya pengemudi juga bergantian dengan anggota keluarga lain yang mampu mengemudi. Cara ini dapat membantu menjaga kondisi tubuh tetap bugar hingga tiba di tujuan.
3. Barang Bawaan yang Berlebihan
Hal penting lain yang sering terjadi saat mudik adalah kebiasaan membawa terlalu banyak barang. Banyak pemudik membawa bekal perjalanan, koper, hingga oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman.
Meski terlihat sepele, muatan kendaraan yang berlebihan dapat memberikan dampak buruk bagi performa kendaraan.
Beban yang terlalu berat bisa membuat kendaraan bekerja lebih keras, sehingga berpotensi mempercepat kerusakan pada beberapa komponen.
Selain itu, muatan berlebih juga dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar. Kendaraan yang membawa beban terlalu berat biasanya membutuhkan tenaga lebih besar untuk melaju, sehingga penggunaan bahan bakar menjadi lebih boros.
Untuk itu, pemudik disarankan membawa barang secukupnya dan menyesuaikannya dengan kapasitas kendaraan. Penempatan barang juga perlu diperhatikan agar tidak mengganggu kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan.
Persiapkan Mudik dengan Matang
Mudik menggunakan kendaraan pribadi memang memberikan kebebasan dalam mengatur waktu dan rute perjalanan. Namun, tanpa persiapan yang matang, perjalanan justru bisa menjadi melelahkan dan berisiko.
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan bahkan memperkirakan sekitar 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan selama periode mudik Lebaran 2026.
Angka tersebut menunjukkan betapa padatnya arus kendaraan yang akan terjadi di berbagai jalur utama.
Karena itu, para pemudik diimbau untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, mulai dari kondisi fisik, kendaraan, hingga perencanaan perjalanan.
Dengan mengantisipasi tiga hal penting tersebut, yakni waktu perjalanan yang lebih lama, risiko kelelahan, serta muatan kendaraan yang berlebihan, perjalanan mudik menggunakan kendaraan pribadi dapat berjalan lebih aman, nyaman, dan lancar hingga tiba di kampung halaman.