Meski demikian, sektor ekonomi dan produktivitas masih menjadi pekerjaan rumah. Kepuasan pada sektor ekonomi tercatat 72,94 persen, ketenagakerjaan 73,56 persen, dan pertanian 72,88 persen.
Pengamat Kebijakan Politik Sosial dan Kebijakan Publik, Yusfitiadi, menyebut survei ini lebih komprehensif karena mengukur 16 indikator, mulai dari kinerja program prioritas hingga efektivitas komunikasi publik.
“Pemerintahan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi berhasil membangun persepsi positif melalui pembangunan fisik dan komunikasi yang progresif,” ujarnya, Kamis (19/2).
Namun ia mengingatkan agar pemerintah tidak berhenti pada capaian angka kepuasan semata.
“Pemerintah harus mulai beralih dari sekadar program output menuju program yang berdampak (impactful). Data harus menjadi basis utama dalam menentukan prioritas pembangunan ke depan,” tegasnya.
Dengan capaian agregat melampaui 80 persen, kepemimpinan Rudy Susmanto dinilai mampu menjaga stabilitas daerah sekaligus memenuhi ekspektasi dasar masyarakat, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan pelayanan administrasi.
Tantangan berikutnya, memastikan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja bergerak secepat pembangunan fisik yang telah dirasakan publik.