Usai Insiden Lawan Ratchaburi, Persib Tutup Tribun Selatan GBLA

Usai Insiden Lawan Ratchaburi, Persib Tutup Tribun Selatan GBLA

Usai Insiden Lawan Ratchaburi, Persib Tutup Tribun Selatan GBLA--

RADAR JABAR - Manajemen Persib Bandung mengambil langkah tegas dengan menutup sementara tribun selatan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) setelah terjadi kericuhan saat laga melawan Ratchaburi FC. Kebijakan ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban pertandingan.

Laga yang berlangsung di Kota Bandung pada Rabu (18/2) tersebut diwarnai sejumlah insiden yang melibatkan oknum suporter. Beberapa kejadian yang dilaporkan antara lain aksi memanjat pagar pembatas tribun, pelemparan benda ke lapangan, penyalaan petasan, hingga upaya masuk ke area pertandingan.

Penutupan tribun selatan mulai diberlakukan pada pertandingan kandang berikutnya saat Persib menghadapi Persita Tangerang pada Minggu (22/2). Selain tribun selatan, area VIP barat selatan (VBS) sektor D dan E juga turut ditutup sementara. Hingga kini, belum ada kepastian kapan tribun tersebut akan kembali dibuka.

Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar insiden serupa tidak kembali terjadi di pertandingan selanjutnya. Manajemen klub menempatkan faktor keselamatan pemain, ofisial, dan penonton sebagai prioritas utama, terutama dalam laga dengan tensi tinggi seperti pertandingan internasional.

BACA JUGA:Persita Semenyeramkan Itu, Bojan Hodak Ultimatum Skuad Persib Bandung

BACA JUGA:Hasil Osasuna vs Real Madrid: Los Blancos Beri 'Karpet Merah' ke Barcelona

Kericuhan yang terjadi menjadi sorotan karena berlangsung di tengah tingginya antusiasme suporter. Suasana pertandingan internasional dinilai memunculkan ekspektasi besar dari berbagai pihak, namun situasi di lapangan menunjukkan pentingnya pengelolaan emosi dan kedisiplinan di dalam stadion.

Selain penutupan tribun, Persib juga melakukan evaluasi internal terhadap penyelenggaraan pertandingan. Evaluasi tersebut mencakup aspek pengamanan, pengawasan tribun, serta koordinasi dengan pihak terkait guna memperkuat standar keamanan di stadion.

Manajemen klub juga mempertimbangkan langkah lanjutan untuk menindaklanjuti insiden tersebut. Upaya ini diarahkan untuk memastikan setiap pertandingan di GBLA dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi seluruh pihak yang terlibat.

Penutupan sementara tribun selatan menjadi bentuk komitmen Persib dalam menjaga marwah klub dan kualitas penyelenggaraan pertandingan.

Ke depan, klub berharap seluruh elemen pendukung dapat berkontribusi menciptakan suasana stadion yang kondusif, sehingga sepak bola tetap menjadi kebanggaan masyarakat Bandung dan para pencinta Persib di berbagai daerah.

Sumber: