RADAR JABAR - Sebuah video viral beredar di media sosial (medsos) terkait kericuhan layanan pembayaran pajak di Samsat Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis 10 April 2025.
Saat itu, warga yang sedang membayar pajak terlibat kericuhan dengan pegawai di Kantor Samsat Soreang. Dalam video terlihat beberapa orang sangat kecewa karena diperlakukan tidak adil padahal mereka sudah mengantri panjang. Para wajib pajak tersebut menggeruduk salah satu meja kasir BJB yang sedang bertugas lantaran diduga mendahulukan berkas titipan sehingga warga yang mengantri tidak dilayani. Mereka juga terlihat sangat emosi dan meminta agar semua wajib pajak diproses sesuai antrian. Menanggapi hal itu, Samsat Soreang pun menyampaikan permintaan maaf dan melakukan klarifikasi melalui Analis Kebijakan P3DW Kabupaten Bandung 2 Soreang, Nunung Nurhayati. Ia menyebut, program pemutihan ini mendapat antusias masyarakat yang sangat besar sehingga membludak dan terjadi miskomunikasi. BACA JUGA:Video Viral Wajib Pajak Protes Soal Antrian dan Geruduk Kasir, Samsat Soreang Bandung Beri Klarifikasi "Perlu kami jelaskan terkait kejadian viral kejadian kemarin di Samsat Soreang. Dari kami, pertama-tama kami menghaturkan maaf atas terjadi kemarin. Sebagaimana diketahui bahwa antusiasme masyarakat dalam program pemutihan ini sangat besar, sehingga masyarakat yang datang sangat membludak ke Samsat Soreang," katanya saat ditemui di Samsat Soreang, Jumat 11 April 2025. "Oleh karena itu, kemarin juga ada miskomunikasi atau kesalahan persepsi terkait kejadian yang viral kemarin," sambungnya. "Dan kami ke depannya akan memperbaiki kinerja layanan semaksimal mungkin demi suksesnya program dari Bapak Gubernur Jawa Barat," imbuh Nunung Nurhayati. (ysp)Diduga Dahulukan Berkas Titipan, Samsat Soreang Bandung: Ada Miskomunikasi
Jumat 11-04-2025,15:59 WIB
Reporter : Fadillah Asriani
Editor : Fadillah Asriani
Kategori :
Terkait
Sabtu 24-01-2026,13:57 WIB
Bupati Dadang Supriatna Fokus Menyelesaikan Rutilahu
Jumat 23-01-2026,15:58 WIB
APBN Jawa Barat Surplus Rp26,43 Triliun Hingga Desember 2025
Rabu 21-01-2026,20:34 WIB
Imbas Video Viral, Perusahaan Hentikan Sementara Tambang Galian C Lagadar Meski Kantongi Izin Lengkap
Senin 19-01-2026,18:36 WIB
Penguatan Pangan, Energi, dan Infrastruktur Jadi Fokus Rakernas APKASI Tahun 2026
Kamis 15-01-2026,19:42 WIB
Dari Jembatan Sukabirus hingga Palasari, Pentahelix dan BBWS Citarum Sisir Titik Rawan Banjir di Dayeuhkolot
Terpopuler
Minggu 25-01-2026,13:00 WIB
Bupati Bogor Ungkap Doanya saat Peringatan Isra Miraj
Minggu 25-01-2026,18:08 WIB
Kolaborasi Pentahelix-PRIMA, Normalisasi Drainase untuk Cegah Banjir Berulang di Dayeuhkolot
Minggu 25-01-2026,18:27 WIB
Tanah Eks Lokasi TPA Hutan Kota di Pondok Rajeg Longsor
Minggu 25-01-2026,14:47 WIB
PJR Jagorawi Sebut Mobil yang Terguling di Baranangsiang Akibat Selip Ban
Minggu 25-01-2026,22:04 WIB
BULOG Kancab Bandung Gencarkan Serap Gabah Petani di 2026, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Terkini
Senin 26-01-2026,06:52 WIB
Bukan Filter, Bukan Kamera Mahal Rahasia Wajah Segar Itu Ternyata Datangnya dari Dalam
Minggu 25-01-2026,22:04 WIB
BULOG Kancab Bandung Gencarkan Serap Gabah Petani di 2026, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Minggu 25-01-2026,18:27 WIB
Tanah Eks Lokasi TPA Hutan Kota di Pondok Rajeg Longsor
Minggu 25-01-2026,18:08 WIB
Kolaborasi Pentahelix-PRIMA, Normalisasi Drainase untuk Cegah Banjir Berulang di Dayeuhkolot
Minggu 25-01-2026,14:47 WIB