RADAR JABAR – Kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang dalam penanganan bencana kembali disorot oleh DPRD.
Anggota DPRD Sumedang dari Fraksi PKS, Dr. Iwan Nugraha, menilai respons cepat dalam situasi darurat memang sudah cukup baik. Namun, ia menyoroti lemahnya upaya mitigasi dan tindak lanjut pascabencana yang seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah daerah. “Saya kira dari sisi response time sudah cukup baik. Tapi mitigasi dan follow-up-nya sangat lemah. Ini yang harus diperbaiki,” tegas Iwan dalam keterangannya. Salah satu contoh nyata, kata ia, adalah banjir Cimande yang baru-baru ini terjadi. Menurut Iwan, dalam rapat koordinasi tersebut, pihaknya sudah merekomendasikan pembentukan posko banjir untuk memperlancar koordinasi bantuan dan evakuasi warga. Namun, hingga kini, posko tersebut belum juga terealisasi. BACA JUGA:BPBD: Sebanyak 7.298 Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Bandung BACA JUGA:Tanggap Bencana: BPBD dan Relawan Evakuasi Balita yang Terdampak Banjir di Dayeuhkolot “Baru katanya mau dibuat. Ini kan lamban sekali,” keluhnya. Ia menyebut, ketiadaan posko menyebabkan kebingungan di masyarakat. Warga terdampak kesulitan mencari tempat mengadu, sementara masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan pun tidak tahu harus ke mana. Akibatnya, distribusi bantuan menjadi tidak terkoordinasi, dengan risiko menumpuk di satu titik sementara wilayah lain kekurangan. Kondisi ini, paparnya, bukan pertama kali terjadi. Oleh karena itu, Ia juga mengingatkan soal kejadian longsor di Cimanggung pada 2021 lalu yang hingga kini belum mendapatkan penanganan yang memadai. Dimana, lanjutnya, lahan bekas longsoran masih dibiarkan begitu saja tanpa penguatan struktur tanah atau vegetasi. Lebih parahnya, warga yang sempat mengungsi kembali ke rumah-rumah mereka di area rawan tanpa ada intervensi dari pemerintah. “Saya kira ini hanya tinggal menunggu waktu saja sampai kejadian serupa terulang. Seharusnya ada langkah konkret dari pemerintah, bukan hanya sekadar menunggu viral baru bergerak,” imbuhnya. Iwan menegaskan bahwa fungsi koordinasi dalam penanggulangan bencana harus diperkuat, khususnya di BPBD.(ysp)DPRD Soroti Lambatnya Pemkab Dalam Mitigasi Bencana di Sumedang
Minggu 16-03-2025,16:45 WIB
Reporter : Fadillah Asriani
Editor : Fadillah Asriani
Tags : #sumedang
#pemkab sumedang
#dr. iwan nugraha
#bpbd
#bencana di sumedang
#anggota dprd sumedang dari fraksi pks
Kategori :
Terkait
Rabu 28-01-2026,21:27 WIB
Retakan Tanah di Teras Kamojang Ibun, BPBD dan PUTR Kabupaten Bandung Lakukan Mitigasi
Selasa 13-01-2026,14:42 WIB
190 Rumah Terendam dan 588 Jiwa Terdampak Banjir dalam Semalam di Parungpanjang
Jumat 05-12-2025,21:28 WIB
TPT Jebol saat Hujan Deras di Pasir Jambu, 23 Rumah Terdampak Banjir, 3 Rumah Rusak
Kamis 20-11-2025,16:54 WIB
Kabupaten Bandung Diguncang Gempa Bumi 9 Kali, Satu Rumah Roboh dan Bangunan Rumah Sakit Alami Kerusakan
Jumat 31-10-2025,14:26 WIB
Hujan Deras Akibatkan Longsor, Puluhan Warga di Dua Kecamatan di Kabupaten Bandung Mengungsi
Terpopuler
Rabu 28-01-2026,07:55 WIB
Ketiak Itu Area Kecil, Tapi Bisa Bikin Kamu Minder Seharian
Rabu 28-01-2026,20:35 WIB
Polresta Bandung Kirim 7 Ton Bantuan untuk Korban Longsor di Desa Pasirlangu KBB
Rabu 28-01-2026,14:21 WIB
Pemkab Bogor Buka Wacana Bangun Rumah Vertikal di Sejumlah Titik
Rabu 28-01-2026,17:04 WIB
Kabel di Jalur Puncak akan Dipindahkan ke Bawah Tanah
Rabu 28-01-2026,09:00 WIB
Dukung Program JKN, Ratusan Kepala Daerah Terima Penghargaan di UHC Awards 2026
Terkini
Rabu 28-01-2026,21:27 WIB
Retakan Tanah di Teras Kamojang Ibun, BPBD dan PUTR Kabupaten Bandung Lakukan Mitigasi
Rabu 28-01-2026,20:35 WIB
Polresta Bandung Kirim 7 Ton Bantuan untuk Korban Longsor di Desa Pasirlangu KBB
Rabu 28-01-2026,20:07 WIB
Kota Sukabumi Raih UHC Awards 2026, Cakupan Kepesertaan JKN Tembus 98%
Rabu 28-01-2026,20:02 WIB