Harga Emas Hari Ini di Indonesia Stabil, Antam Masih di Kisaran Rp2,7 Juta per Gram

Harga Emas Hari Ini di Indonesia Stabil, Antam Masih di Kisaran Rp2,7 Juta per Gram

Ilustrasi-Michael Steinberg-Pexels

RADAR JABAR - Harga emas di Indonesia pada Selasa, 12 Mei 2026, terpantau relatif stabil meski pasar global masih dibayangi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam masih menjadi acuan utama masyarakat dalam memantau pergerakan harga logam mulia.

Berdasarkan sejumlah sumber perdagangan dan platform retail, harga emas batangan Logam Mulia Antam untuk ukuran 1 gram berada di kisaran Rp2,7 juta hingga Rp2,8 juta per gram. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali berada sedikit lebih rendah, yakni sekitar Rp2,67 juta per gram.

Stabilnya harga emas domestik sejalan dengan pergerakan harga spot emas dunia yang juga masih bertahan pada level tinggi. Jika dikonversikan ke rupiah, harga spot emas global berada di kisaran Rp2,66 juta hingga Rp2,81 juta per gram, tergantung kurs rupiah dan acuan perdagangan yang digunakan.

Bagi investor maupun masyarakat umum, kondisi harga yang relatif stabil ini dinilai cukup positif karena memberikan peluang untuk melakukan akumulasi aset emas sebagai instrumen lindung nilai atau safe haven. Emas masih dianggap sebagai salah satu pilihan investasi yang aman di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

BACA JUGA:7 Tempat Jual Hewan Qurban Terpercaya di Bandung untuk Idul Adha 2026

BACA JUGA:Waspada Penipuan Catut Nama BRI! Modus “Dana Hibah” dan “KUR Online” Dipastikan Hoaks

Untuk transaksi retail, harga emas dapat berbeda di setiap toko maupun platform e-commerce. Selisih harga biasanya dipengaruhi biaya cetak, distribusi, hingga margin penjualan masing-masing penjual. Namun secara umum, harga emas Antam ukuran 1 gram masih bertahan di rentang Rp2,7–2,8 juta.

Sementara itu, harga buyback menjadi perhatian penting bagi investor yang ingin menjual kembali emas mereka. Pada perdagangan hari ini, harga buyback tercatat sekitar Rp2,67 juta per gram. Angka tersebut biasanya berada sedikit di bawah harga jual karena memperhitungkan spread transaksi.

 

Diketahui bahwa pengamat pasar menilai harga emas masih berpotensi bergerak fluktuatif dalam beberapa waktu ke depan, terutama dipengaruhi kondisi ekonomi global, suku bunga bank sentral Amerika Serikat, serta tensi geopolitik internasional. Meski demikian, permintaan emas fisik di Indonesia diperkirakan tetap tinggi karena banyak masyarakat memanfaatkan emas sebagai aset jangka panjang yang relatif stabil.*

Sumber: