Harga Emas Melonjak Awal April 2026, Sentuh Level Tinggi di Pasar Global dan Indonesia

Harga Emas Melonjak Awal April 2026, Sentuh Level Tinggi di Pasar Global dan Indonesia

Ilustrasi emas batangan-Robert Lens-Pexels

RADAR JABAR - Harga emas di Indonesia kembali menunjukkan tren pelonjakan pada awal April 2026. Kenaikan harga emas ini terjadi baik di pasar global maupun domestik, mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Di pasar internasional, harga emas spot (XAU/USD) tercatat mencapai 4.692,515 dolar AS per ounce pada 1 April 2026. Angka ini naik sebesar 24,64 dolar AS atau sekitar 0,53 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level 4.667,875 dolar AS per ounce.

Diketahui bahwa sepanjang perdagangan hariannya, harga emas sempat menyentuh titik terendah di 4.662,125 dolar AS dan tertinggi di 4.724,52 dolar AS, dengan volume transaksi mencapai 232.854 lot.

Kenaikan harga emas global ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kekhawatiran terhadap inflasi, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta ketegangan geopolitik yang masih berlangsung di beberapa wilayah dunia. Kondisi tersebut mendorong investor untuk beralih ke emas sebagai instrumen lindung nilai yang relatif stabil.

BACA JUGA:Harga Emas Terkini: Antam Turun, UBS dan Perhiasan Naik di Akhir Maret

BACA JUGA:Harga Dolar AS Hari Ini Menguat Tipis, Rupiah Bergerak di Kisaran Rp16.990-an

Sementara itu, di pasar domestik Indonesia, harga emas juga menunjukkan tren serupa. Berdasarkan data terbaru, harga emas dari Antam per 31 Maret 2026 berada di kisaran Rp2.977.000 per gram untuk harga jual, dengan harga buyback sebesar Rp2.679.300 per gram.

Di sisi lain, harga emas yang ditawarkan oleh Pegadaian tercatat sebesar Rp2.844.000 per gram. Sedangkan platform investasi emas digital seperti IndoGold melaporkan harga beli di angka Rp2.650.501 per gram pada 1 April 2026.

Jika dikonversikan, harga emas global saat ini setara dengan sekitar Rp78,95 juta per ounce, menunjukkan betapa tingginya nilai logam mulia tersebut di pasar internasional.

Kenaikan harga emas ini menjadi perhatian penting bagi para investor maupun masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang. Selain itu, tren ini juga membuka peluang keuntungan bagi mereka yang telah memiliki emas sejak harga masih berada di level lebih rendah.

Untuk kedepannya pergerakan harga emas diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global, kebijakan suku bunga bank sentral, serta dinamika geopolitik. Oleh karena itu, investor disarankan untuk terus memantau perkembangan pasar sebelum mengambil keputusan investasi.*

Sumber: