Dekatkan Layanan JKN, Dukung Program Siskamling Siaga Desa Kota Bandung

Dekatkan Layanan JKN, Dukung Program Siskamling Siaga Desa Kota Bandung

Dekatkan Layanan JKN, Dukung Program Siskamling Siaga Desa Kota Bandung--Istimewa

RADAR JABAR - BPJS Kesehatan Cabang Bandung mendukung penuh program Siskamling Siaga Bencana di tahun 2026 sebagai upaya memastikan masyarakat Kota Bandung memiliki akses layanan kesehatan yang terjamin melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Program Siskamling Siaga Bencana merupakan inisiatif Pemerintah Kota Bandung sejak tahun 2025 yang menghidupkan kembali semangat gotong royong warga dengan edukasi kebencanaan dan layanan publik sebagai bagian dari penguatan perlindungan masyarakat berbasis kewilayahan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan warga dalam mengenali risiko bencana serta memahami langkah penyelamatan diri pada situasi darurat.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung, Dyah Miryanti mengatakan saat ini tingkat keaktifan peserta JKN di RW 02 Kelurahan Cisaranten Wetan masih berada di bawah 50%. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama dan didorong melalui peran aktif perangkat desa agar kepesertaan JKN aktif dapat meningkat.

Menurutnya, pendaftaran kepesertaan JKN saat ini dapat dilakukan dengan mudah secara mandiri melalui Aplikasi Mobile JKN maupun Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA). Namun, melalui kegiatan Siskamling Siaga Bencana, BPJS Kesehatan juga akan hadir langsung di tengah masyarakat.

“Ke depan, selain terlibat pendampingan kegiatan Siskamling, BPJS Kesehatan juga akan membuka layanan jemput bola melalui BPJS Keliling untuk memudahkan warga yang membutuhkan pendampingan langsung, sebagaimana sesuai dengan semangat kegiatan Siskamling yang dekat dengan masyarakat,” ujarnya saat berkunjung ke Kelurahan Cisaranten Wetan, Kecamatan Cinambo, Senin (05/01).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan bahwa sangat penting bagi masyarakat untuk memiliki jaminan kesehatan melalui Program JKN. Untuk itu, ia mengajak seluruh masyaralat untuk aktif menjadi peserta JKN.

“Sampai hari ini sudah ada sekitar 60 kelurahan yang kami datangi dari 151 kelurahan di Kota Bandung. Kami selalu mengajak BPJS Kesehatan karena ini program yang baik untuk kita semua. Mungkin saat membayar iuran ada yang merasa belum tentu terpakai, tapi sakit bisa datang iraha wae. Kalau sudah punya BPJS Kesehatan, kita jadi lebih aman dan tidak perlu khawatir soal biaya,” jelas Farhan.

Ia menambahkan bahwa semakin tinggi tingkat keaktifan peserta JKN di Kota Bandung, maka capaian Universal Health Coverage (UHC) prioritas juga dapat dipertahankan, sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas dan turut membantu warga lainnya.

Kegiatan yang turut dihadiri Anggota DPRD Kota Bandung Dapil 4 Wilayah Cinambo, Lurah Kelurahan Cisaranten Wetan, Camat Kecamatan Cinambo ini diharapkan mampu memastikan kondisi nyata dan setiap masukan warga dapat ditindaklanjuti melalui kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan seluruh pemangku kepentingan di Kota Bandung.

Sumber: