Ridwan Kamil Didukung Nyapres 2024, Emil: Insyaallah Saya Terima dan Bismillah

Ridwan Kamil Didukung Nyapres 2024, Emil: Insyaallah Saya Terima dan Bismillah

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat menghadiri acara silaturahmi Paguyuban Sunda Pangumbaran di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Minggu (21/8). -Foto. Sandi Nugraha-

 BANDUNG - Gubenur Jawa Barat, Ridwan Kamil mendapat dukungan untuk mencalonkan Presiden  (nyapres) 2024 oleh para tokoh dan masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Sunda Pangumbaran (Perantau).

Pernyataan dukungan diberikan pada Ridwan Kamil saat acara silaturahmi Paguyuban Sunda Pangumbaran di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Minggu (21/8).

"Memang barusan ada dukungan untuk 2024 dari Forum Sunda Ngahiji ke saya. Saya ucapkan terima kasih. Tentu hal ini bagian aspirasi bawah bukan rekyasa atas dan akan menjadi ikhtiar untuk membukakan pintu (bakal Capres di 2024)," ucap kang Emil sapaan akrabnya.

Dengan dukungan itu, Emil mengaku menjadi ikhtiar bagi dirinya untuk melaju ke tingkat nasional di 2024.

"Insyaallah saya terima dan bismillah. Tapi, bila belum terealisasi, ya tidak ada masalah karena tujuan pembentukan forum ini bukanlah untuk politik," ungkapnya

Maka dalam kegiatan silaturahmi yang dihadiri oleh masyarakat maupun tokoh Sunda yang saat ini tengah merantau, Emil berharap hal tersebut akan menjadi momentum kebangkitan bagi masyarakat Sunda.

"Jadi bukan hanya ada di Jabar tapi Nusantara dan dunia juga. Saya juga dapat titipan agar diadakan kegiatan rutin sehingga bisa membentuk sebuah narasi bahwa kami juga miliki kepedulian terhadap masalah nasional," imbuhnya

Ditempat yang sama, Ketua Pelaksana Silaturahim Paguyuban Sunda Pangumbaran, Noery Ispandji Firman mengatakan bahwa pembentukan paguyuban ini berawal dari ramainya kasus Arteria Dahlan yang sempat menyinggung perasaan masyarakat Sunda.

Sehingga dengan adanya hal tersebut, Norey mengaku pihaknya langsung membuat wadah untuk menjadikan kekuatan masyarakat Sunda.

"Saya dan kawan-kawan memiliki ide bagaimana membuat forum dari semua elemen bersatu Sunda Ngahiji. Pertama diadakan pertemuan di tempat Laksamana Ade di Batujajar, Bandung Barat. Lalu, berkembang ke teman-teman pangumbaraan pandangan mereka terhadap keyakinan mereka terhadap rasa was-was pada Sunda," katanya

Maka dari itu, agar hal tersebut dapat terealisasi lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa harus adanya pemimpin nasional yang berasal dari tanah Sunda. Dalam hal ini ia menuturkan bahwa Ridwan Kamil yang dinilai sangat cocok.

"Bagi kami kang Emil ini sosok yang menyejukkan dan bisa membuat nyaman (masyarakat)," pungkasnya
(San).

 

 

Sumber: