Tak Terima Ditegur, Dua Preman Bersenjata Celurit Rusak Kios Buah dan Nyaris Lukai Penjual

Tak Terima Ditegur, Dua Preman Bersenjata Celurit Rusak Kios Buah dan Nyaris Lukai Penjual

Lokasi kejadian aksi pengrusakan oleh dua preman bersenjata celurit.--

Dua orang penjual buah nyaris mengalami luka saat dua pemuda mirip preman bersenjata celurit  tiba-tiba datang mengamuk dan merusak kios buah yang dijaganya. Untungnya para penjual buah ini segera menyelamatkan diri dengan berlari menjauh dari lokasi.

Dua pemuda tersebut membawa celurit sebagai senjata, mereka menyasar penjual buah yang diduga telah membuatnya marah atau tersinggung. Namun penjual buah melihat kedatangan mereka sehingga, sebelum sampai di kios, para penjual ini sudah kabur meninggalkan dagangannya.

Mengetahui yang disasar tak ada, dua pemuda ini lantas mengamuk dan merusak dagangan buah-buahan tersebut.
Kedatangan dua pemuda tersebut diakui penjual bukan yang pertama kali, mereka kerap datang untuk meminta jatah.

Aksi premanisme tersebut berhasil terekam video rekaman CCTV itu. Dari rekaman itu terlihat dua dua pemuda berboncengan menggunakan sepeda motor berhenti di depan kios Elok Buah. Kemudian salah satu pemuda turun langsung mengejar salah satu karyawan di kios buah tersebut dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Karyawan itu langsung berusaha kabur, sementara karyawan satunya melihat temannya diancam celurit sudah lebih dahulu kabur meninggalkan kios tersebut.

“Kejadian itu terjadi pada Sabtu (30/7) pukul 22.30 wib,” kata pengelola Elok Buah, Amin Yusuf kepada wartawan.

Amin mengatakan, dua pemuda yang datang itu memang sudah kerap kali datang ke kios buahnya untuk meminta buah.

“Si pelakunya itu kan kadang entah 2 minggu sekali atau 1 sekali itu minta ke sini, karena memang buat dorongan minum gitu lah. Memang saya kasih jeruk setengah kilogram,” ungkap Amin.

Akan tetapi pada saat kejadian malam minggu tersebut, kata Amin, pelaku datang dengan mengambil dua buah apel sendiri tanpa izin. Lalu, karyawannya menegurnya agar izin terlebih dahulu.

“Dia engga terima kelihatannya, terus dia mau pergi sama teman yang di motor itu langsung ambil anggur banyak bangat sekitar 2 sampai 3 kilogram, ditegur sama teman saya, ‘a kalau ngambil ngomong dulu’ dan di situ ada tarik-tarikan,” ungkapnya.

Nampak pelaku pulang dengan rawut wajah kesal tak menerima. Tak lama sekitar 5-10 menitan, pelaku dua pemuda itu datang dan langsung memababi buta mengejar kedua karyawannya termasuk dirinya.

“Alhamdulillah kami engga ada yang kena sabet celurit, cuman ya itu pelaku acak-acak dagangan buah,” katanya.

Sementara itu, kejadian ini telah di laporkan. Pihak Kepolisian juga telah datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan.

“Sudah ditangani jajaran Polsek Karawang Kota,” kata Kasie Humas Polres Karawang, Ipda Richie Suharyadi. (rie)

Sumber: