Easycash dan IA-SBM ITB Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa Lewat Kuliah Umum Bulan Fintech Nasional

Easycash dan IA-SBM ITB Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa Lewat Kuliah Umum Bulan Fintech Nasional

Easycash dan IA-SBM ITB Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa Lewat Kuliah Umum Bulan Fintech Nasional--Istimewa

Ia juga menegaskan pentingnya persiapan menghadapi risiko tak terduga seperti sakit atau kebutuhan darurat.

“Kesimpulannya, kita butuh mengatur keuangan dengan tujuan tidak hanya untuk berhemat, tetapi juga mempersiapkan diri menghadapi hal yang tidak pasti, dan menjaga masa depan yang baik,” tutur Wildan.

Wildan turut membagikan tiga tips keuangan praktis untuk mahasiswa:

1. Mencatat semua pendapatan dan pengeluaran untuk mengetahui kesehatan finansial.

2. Menggunakan metode budgeting 50:30:20, di mana 50 persen untuk kebutuhan dasar, 30 persen untuk keinginan atau cicilan, dan 20 persen  untuk tabungan atau investasi.

3. Konsisten membedakan kebutuhan dan keinginan agar kondisi finansial tetap stabil.

BACA JUGA:Home Credit Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa Unpar, Dorong Generasi Muda Melek Pembiayaan

BACA JUGA:BRI Jaring Lulusan Unggul Unpad, Berikan Golden Ticket untuk Akselerasi Rekrutmen

Waspada Penipuan Digital: Jangan Unduh Aplikasi di Luar App Store / Play Store

Selain mengelola keuangan, mahasiswa juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital. Wildan menekankan bahwa pelaku penipuan kini semakin lihai meniru pola komunikasi dan memanfaatkan celah keamanan.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak pernah mengunduh aplikasi di luar App Store atau Play Store, karena pola tersebut merupakan tanda bahaya yang sering muncul dalam kasus penipuan dan pinjol ilegal.

Akses aplikasi terhadap kontak atau galeri tanpa alasan jelas juga patut dicurigai.

Jika terlanjur terlibat pinjol ilegal, masyarakat dapat:

1. Melapor ke OJK atau Indonesia Anti Scam Centre (IASC),

2. Menghapus aplikasi mencurigakan,

3. Mengganti kata sandi,

Sumber: