Prodia Ajak Perempuan Lebih Berani Lakukan Deteksi Dini Kesehatan

Prodia Ajak Perempuan Lebih Berani Lakukan Deteksi Dini Kesehatan

--

RADAR JABAR - Kesadaran perempuan untuk melakukan skrining kesehatan secara rutin dinilai masih menjadi tantangan. Banyak perempuan baru memeriksakan kondisi kesehatannya setelah muncul keluhan, padahal berbagai risiko penyakit dapat dikenali lebih awal melalui deteksi dini dan pemeriksaan yang tepat.

 

Hal tersebut menjadi perhatian dalam talkshow kesehatan bertajuk “She Thrives: A Road to Better Health” di Hotel Papandayan Bandung, Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah ahli kesehatan yang membahas pentingnya skrining kesehatan perempuan serta perkembangan teknologi pemeriksaan laboratorium berbasis molekuler.

 

Perkembangan teknologi laboratorium saat ini memungkinkan skrining dilakukan dengan pendekatan yang lebih modern melalui pemeriksaan berbasis molekuler. Metode ini bekerja dengan menganalisis materi genetik seperti DNA untuk mengidentifikasi keberadaan virus, infeksi, maupun faktor risiko kesehatan sejak tahap awal.

 

Dalam kesehatan perempuan, pemeriksaan berbasis molekuler yang kini banyak direkomendasikan antara lain tes HPV DNA untuk mendeteksi virus yang berkaitan dengan risiko kanker serviks, pemeriksaan Sexually Transmitted Infection (STI), hingga pemantauan nutrisi yang berperan terhadap kesehatan reproduksi dan daya tahan tubuh.

 

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Henry Jerikho, Sp.OG, mengatakan perempuan tidak luput dari risiko infeksi menular seksual maupun infeksi HPV yang dapat berkembang menjadi kanker serviks apabila tidak terdeteksi sejak dini.

 

“Kanker serviks adalah kanker yang dapat disembuhkan asal dapat terdeteksi sejak dini. Karena itu, para wanita sebaiknya melakukan pemeriksaan skrining rutin untuk mendeteksi kanker serviks ataupun infeksi menular seksual,” ujar Henry.

 

Ia juga menekankan pentingnya vaksinasi HPV sebagai langkah pencegahan kanker serviks. Menurut dia, vaksinasi dapat dilakukan pada perempuan usia 9 hingga 45 tahun.

 

Sumber: