Karena itu, ia mendorong agar akses listrik dapat diikuti dukungan teknologi, pelatihan, peningkatan kapasitas, serta pengembangan usaha. Dengan demikian, listrik tidak berhenti sebagai fasilitas penerangan, tetapi menjadi penopang kegiatan produktif.
Dalam konteks PLN UID Jawa Barat, pendekatan tersebut dapat memperkuat manfaat LUTD bagi masyarakat penerima. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain juga dapat dilakukan agar kebutuhan energi terhubung dengan program pembangunan di masing-masing wilayah.
Menurut Cecep, integrasi tersebut penting agar program bantuan memiliki dampak yang lebih panjang dan tidak bergantung pada satu sumber pendanaan.
Pada akhirnya, pemerataan listrik menurut dia tidak hanya ditandai dengan tersambungnya listrik ke rumah warga, tetapi juga sejauh mana akses tersebut mampu membuka kesempatan untuk belajar, bekerja, berusaha, dan meningkatkan taraf hidup.