9. Yamaha Aerox 155
Bagi konsumen yang mencari skutik dengan karakter lebih sporty, Yamaha Aerox 155 menjadi salah satu pilihan.
Desain agresif menjadi identitas utama Aerox. Mesin 155 cc juga memberikan karakter performa yang berbeda dibandingkan skutik entry level.
Motor ini banyak menyasar pengguna yang menginginkan kendaraan harian dengan tampilan sporty sekaligus kemampuan mesin yang lebih bertenaga.
10. Kawasaki Ninja 250
Berbeda dari sebagian besar model dalam daftar ini, Kawasaki Ninja 250 berasal dari segmen motor sport fairing.
Ninja 250 menyasar konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara dan tampilan khas motor sport.
Desain fairing serta karakter mesin menjadi bagian dari daya tarik utamanya.
Meskipun pasar motor sport tidak sebesar segmen skutik, Ninja 250 tetap memiliki basis penggemar tersendiri di Indonesia.
Kenapa Skutik Masih Mendominasi Pasar Motor Indonesia?
Popularitas skuter matik tidak terlepas dari karakter penggunaannya yang praktis.
Pengendara tidak perlu mengoperasikan kopling secara manual, sementara ruang penyimpanan pada sejumlah model juga mendukung kebutuhan mobilitas sehari-hari.
AISI sendiri mencatat bahwa sepeda motor tetap menjadi alat transportasi yang penting bagi masyarakat karena efisien dan efektif digunakan untuk menunjang aktivitas ekonomi maupun kebutuhan sehari-hari.
Pada 2025, pasar domestik ditutup dengan distribusi 6.412.769 unit, naik 1,3 persen dibandingkan 2024.
Memasuki 2026, AISI memperkirakan pasar domestik berada di kisaran 6,4 juta hingga 6,7 juta unit.
Namun, kondisi daya beli, harga komoditas, cuaca, situasi geopolitik, serta kebijakan pajak kendaraan tetap menjadi faktor yang dapat memengaruhi pasar.
Dengan pasar yang masih besar tersebut, persaingan antarmerek dan antarmodel diperkirakan tetap berlangsung ketat.