Jika BeAT mengedepankan karakter praktis dan kompak, Honda Scoopy memiliki daya tarik tambahan melalui desain retro modern.
Tampilan menjadi salah satu alasan konsumen memilih Scoopy, terutama bagi pengguna yang ingin motor matik dengan karakter visual berbeda.
Di sisi fitur, Scoopy juga menawarkan sejumlah teknologi penunjang penggunaan sehari-hari, termasuk Smart Key dan sistem pengisian daya untuk perangkat elektronik.
Perpaduan desain, fitur, dan kepraktisan membuat Scoopy tetap menjadi salah satu model yang diperhitungkan di pasar skutik Indonesia.
3. Yamaha Mio M3
Nama Yamaha Mio sudah lama menjadi bagian dari perkembangan pasar motor matik di Indonesia.
Salah satu model yang masih berada di lini tersebut adalah Yamaha Mio M3.
Motor ini membawa konsep sederhana dan praktis sehingga cocok untuk kebutuhan mobilitas harian.
Di tengah persaingan skutik yang semakin ramai, Mio M3 tetap menyasar konsumen yang mencari kendaraan matik dengan karakter penggunaan yang mudah dan tidak rumit.
4. Honda Vario 125
Honda Vario 125 menempati posisi berbeda dari skutik entry level seperti BeAT.
Dengan mesin 125 cc dan desain yang lebih sporty, motor ini ditujukan bagi konsumen yang menginginkan tambahan performa sekaligus tetap mempertahankan kepraktisan skutik.
Vario 125 juga memiliki karakter yang cukup fleksibel untuk digunakan dalam aktivitas harian, baik untuk perjalanan menuju tempat kerja maupun kebutuhan mobilitas lainnya.
5. Honda Vario 160
Naik ke kelas mesin yang lebih besar, ada Honda Vario 160.
Model ini mengusung mesin 160 cc dan desain yang lebih agresif dibandingkan Vario 125.