Ketika dilipat, perangkat menjadi lebih ringkas untuk dibawa, sementara layar utama dapat digunakan seperti smartphone pada umumnya ketika dibuka.
6. Samsung Galaxy Z Fold8
Berbeda dari Z Flip8, Galaxy Z Fold8 menggunakan konsep layar lipat yang lebih besar.
Perangkat ini dirancang untuk memberikan area layar yang lebih luas ketika dibuka.
Kondisi tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjalankan beberapa aplikasi dan jendela secara bersamaan.
Karena itu, Galaxy Z Fold8 lebih relevan bagi pengguna yang membutuhkan ruang kerja lebih besar dari sebuah smartphone, misalnya untuk membuka dokumen, browser dan aplikasi komunikasi secara bersamaan.
RAM 12 GB juga mendukung kebutuhan multitasking tersebut, meskipun pengalaman penggunaan tetap bergantung pada optimasi perangkat lunak dan aplikasi yang dijalankan.
7. Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra
Galaxy Z Fold8 Ultra berada di segmen perangkat layar lipat premium dengan orientasi pada penggunaan yang lebih intensif.
Selain kapasitas RAM 12 GB pada konfigurasi tertentu, perangkat ini menawarkan format layar besar yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas produktivitas.
Konsep layar lipat membuat perangkat seperti Fold8 Ultra memiliki pendekatan berbeda dibandingkan HP konvensional.
Pengguna tidak hanya mempertimbangkan kapasitas RAM dan chipset, tetapi juga ukuran layar, kemampuan multitasking serta fleksibilitas penggunaan perangkat ketika dibuka.
Meski RAM 12 GB dapat memberikan ruang lebih besar untuk menjalankan beberapa aplikasi, angka tersebut tidak secara otomatis membuat semua HP memiliki performa yang sama.
Chipset menjadi salah satu komponen penting karena bertanggung jawab terhadap pemrosesan berbagai aktivitas di perangkat.
Kecepatan penyimpanan juga berpengaruh terhadap proses membuka aplikasi dan mengakses data.
Selain itu, optimasi One UI dan kemampuan sistem dalam mengelola aplikasi di latar belakang turut menentukan pengalaman multitasking.