Melalui Muskernas I Masa Jihad 2026–2031, Pemuda Persis meneguhkan arah gerakannya untuk membangun dakwah yang berakar pada Al-Qur'an dan As-Sunnah, sekaligus mampu menjawab persoalan generasi muda.
Dari Gedung Merdeka, semangat sejarah perjuangan Asia-Afrika itu menjadi pijakan bagi Pemuda Persis untuk tidak sekadar mengenang masa lalu, tetapi merancang masa depan dan mengambil peran sebagai arsitek peradaban.