RADAR JABAR – PT Nusantara Regas (NR) bersama PT PGAS Solution (PGN Solution) memperkuat ketahanan infrastruktur gas dengan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat pada sistem pipa bawah laut. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keandalan aset sekaligus memastikan kontinuitas penyaluran gas bagi kebutuhan energi di Jakarta dan Jawa Barat.
Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Kesiapsiagaan Penanganan Keadaan Darurat pada Sistem Pipa Bawah Laut PT Nusantara Regas di Jakarta.
Nota kesepahaman itu ditandatangani Direktur Utama NR Mohd. Iskandar Mirza dan Direktur Utama PGN Solution Sonny Rahmawan Abdi pada Selasa (8/9/2026).
Kerja sama ini dinilai strategis mengingat sistem pipa bawah laut menjadi bagian penting dalam rantai operasional NR. Perusahaan mengoperasikan Floating Storage & Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat di Perairan Teluk Jakarta yang terhubung dengan Onshore Receiving Facility (ORF) Muara Karang melalui pipa bawah laut sepanjang sekitar 15 kilometer.
Melalui jalur tersebut, gas hasil regasifikasi LNG disalurkan menuju daratan untuk memasok kebutuhan gas bagi PLTGU Muara Karang, Tanjung Priok, dan PLTGU Muara Tawar.
Keandalan sistem pipa bawah laut menjadi faktor penting dalam menjaga kontinuitas pasokan energi, khususnya bagi sistem kelistrikan di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.
Terlebih, Teluk Jakarta merupakan salah satu wilayah perairan dengan aktivitas pelayaran yang padat. Kondisi tersebut membuat infrastruktur pipa bawah laut menghadapi sejumlah potensi risiko operasional, termasuk gangguan akibat aktivitas pelayaran maupun jangkar kapal.
Karena itu, penanganan kondisi darurat membutuhkan kesiapan personel, kapal, peralatan, material, serta kompetensi teknis yang dapat dimobilisasi dalam waktu singkat.
Direktur Utama NR Mohd. Iskandar Mirza mengatakan kesiapan menghadapi kondisi darurat merupakan bagian penting dalam menjaga keandalan operasi perusahaan. Hal itu mengingat fasilitas NR memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan pasokan energi bagi pembangkit listrik di Jakarta dan Jawa Barat.
“Mengingat krusialnya peran NR dalam menjaga keberlangsungan pasokan energi di Jakarta dan Jawa Barat, diperlukan langkah strategis untuk memperkuat perlindungan dan kesiapsiagaan terhadap aset operasional perusahaan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem pendukung dan redundansi penanganan yang dibutuhkan apabila terjadi kondisi darurat pada fasilitas NR,” ujar Mirza.
Menurutnya, kerja sama dengan PGN Solution tidak hanya diarahkan pada penanganan saat keadaan darurat terjadi. Namun, juga mencakup penguatan kesiapan sumber daya sebelum insiden berlangsung.
“Penanganan keadaan darurat membutuhkan kesiapan yang dibangun sebelum insiden terjadi. Oleh karena itu, penyelarasan kompetensi, personel, peralatan, material, dan mekanisme koordinasi menjadi penting agar respons dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur,” tambah Mirza.
Dalam kerja sama tersebut, PGN Solution akan mendukung NR melalui kapabilitas di bidang operasi dan pemeliharaan, engineering, inspeksi, konstruksi, serta layanan teknis infrastruktur energi.
Kedua perusahaan juga akan melakukan pertukaran data dan informasi teknis serta mengidentifikasi kesiapan personel, kompetensi, peralatan, material, dan sumber daya yang dapat dimobilisasi ketika terjadi keadaan darurat.
Ruang lingkup kerja sama meliputi kajian teknis dan operasional, analisis risiko, penyusunan pembagian peran dan tanggung jawab, penguatan mekanisme komunikasi dan koordinasi, hingga pelaksanaan simulasi penanganan keadaan darurat melalui drill maupun tabletop exercise.