RADAR JABAR – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah menilai, Jawa Tengah merupakan provinsi paling siap untuk menjalankan skema pemerintah pusat dalam mewujudkan program tiga juta rumah.
"Jawa Tengah di antara yang cukup siap karena database tanahnya paling bagus,” kata Fahri saat bertemu Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen di Kota Semarang pada Senin, 18 Mei 2026. Fahri menyatakan, perlunya data masyarakat yang benar-benar membutuhkan rumah. Sehingga program tiga juta rumah bisa tereksekusi dengan baik. Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin siap mendukung skema pemerintah pusat untuk mengentaskan angka backlog di wilayahnya Menurut dia, backlog perumahan masih menjadi tantangan besar di Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan data akhir Triwulan I Tahun 2026, sisa backlog perumahan tercatat sebesar 1.051.656 unit. "Kondisi ini memerlukan intervensi yang masif, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat," ujarnya. Dikatakan, Pemprov Jateng terus melakukan intervensi melalui dukungan APBD Provinsi berupa bantuan keuangan pemerintah desa dan bantuan sosial. Pada Tahun 2025, penanganan rumah mencapai 17.510 unit. Sedangkan tahun 2026 ditargetkan sebanyak 5.000 unit. Sedangkan realisasi KPR FLPP Tahun 2025 di Jawa Tengah mencapai 24.470 unit senilai Rp2,9 triliun dan menempatkan Jawa Tengah pada peringkat kedua nasional. Pada periode Januari sampai April 2026, realisasi KPR FLPP di Jawa Tengah mencapai 4.613 unit senilai Rp550,3 miliar dan berada pada peringkat ketiga nasional. Pemprov, lanjutnya, juga telah melaksanakan pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan BPHTB sebesar 100 persen bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Realisasi kebijakan PBG Rp0 di Jawa Tengah mencapai 14.123 unit. Sementara realisasi pembebasan BPHTB di Jawa Tengah mencapai 1.320 unit. "Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau," ujar Taj Yasin. Selain itu, Pemprov Jateng juga mendukung penuh Program Nasional 3 Juta Rumah serta program daerah “1 KK 1 Rumah Layak Huni”. Pelaksanaan program dilakukan melalui gerakan “Ngopeni Omah Nglakoni Sesarengan” berbasis kolaborasi dan gotong royong. Selain itu, Pemprov Jateng juga melakukan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bantuan pembangunan rumah baru untuk penanganan backlog, relokasi, dan bencana, dan pengembangan Rumah Apung sebagai solusi kawasan pesisir dan wilayah terdampak rob.Jateng Dinilai Paling Siap dalam Mendukung Program 3 Juta Rumah
Senin 18-05-2026,19:46 WIB
Editor : Fadillah Asriani
Tags : #wakil menteri perumahan dan kawasan permukiman (pkp) fahri hamzah
#wakil gubernur jawa tengah
#taj yasin
#jateng
Kategori :
Terkait
Senin 18-05-2026,19:46 WIB
Jateng Dinilai Paling Siap dalam Mendukung Program 3 Juta Rumah
Rabu 13-05-2026,14:26 WIB
Di Hari Bumi, Taj Yasin Minta Percepatan Transisi Energi Baru Terbarukan
Senin 11-05-2026,09:11 WIB
Perkuat Perlindungan Santri, Taj Yasin Dorong Pembentukan Satgas Anti-Kekerasan di Seluruh Pesantren
Sabtu 09-05-2026,08:13 WIB
Ribuan Pelari dari 44 Negara Ramaikan Red Dress Run, Sport Tourism Jateng Kian Mendunia
Jumat 08-05-2026,08:24 WIB
Tangis Haru Valentina dan Kisah Kebermanfaatan Program Sekolah Kemitraan Pemprov Jateng
Terpopuler
Minggu 14-06-2026,21:25 WIB
MBG Babak Baru, BGN Pertaruhkan Program Presiden
Terkini
Minggu 14-06-2026,21:25 WIB
MBG Babak Baru, BGN Pertaruhkan Program Presiden
Minggu 14-06-2026,08:24 WIB
Taman Film Bandung Bergemuruh, Pesta Bola Gembira Disambut Meriah Warga
Sabtu 13-06-2026,22:03 WIB
Perkuat Karakter Qur’ani, PC Persis Baleendah Sukses Gelar Mukhoyam Santri Diniyah
Sabtu 13-06-2026,15:02 WIB
bank bjb Dukung Literasi Keuangan Inklusif untuk Mewujudkan Kesetaraan Akses Keuangan
Sabtu 13-06-2026,13:51 WIB