RADAR JABAR - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan kini mengalihkan perhatian utama ke konflik Iran, sehingga pembahasan mengenai perundingan Rusia–Ukraina tidak lagi menjadi fokus utama.
Berdasarkan laporan Politico yang mengutip pejabat senior AS, bahkan disebutkan para pejabat tidak lagi mengingat kapan terakhir isu perundingan Rusia–Ukraina dibahas di tingkat pemerintahan. “Iran jelas telah menjadi fokus utama,” kata seorang pejabat senior Gedung Putih. Laporan tersebut juga menyebut utusan khusus presiden AS Steve Witkoff serta menantu Trump, Jared Kushner, yang sebelumnya berperan sebagai negosiator utama dalam konflik Ukraina, kini lebih banyak menangani persoalan terkait Iran. Meski begitu, komunikasi dengan pihak Rusia dan Ukraina disebut masih berjalan, namun dalam skala yang lebih terbatas. Selain itu, ketertarikan Trump untuk berkolaborasi dengan sekutu NATO dalam isu Ukraina juga dilaporkan menurun. Hal ini dipicu oleh ketidakpuasan Washington terhadap negara-negara Eropa yang dinilai tidak mendukung langkah AS terkait Iran. Di sisi lain, pejabat Gedung Putih lainnya menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan berarti Trump akan sepenuhnya menghentikan upaya perdamaian Rusia–Ukraina. “Hanya karena saat ini bukan fokus utama, bukan berarti hal itu tidak lagi menjadi prioritas penting,” ujarnya. Sejak awal tahun, delegasi Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat telah melangsungkan tiga putaran perundingan, dengan pertemuan terakhir digelar di Jenewa pada 17–18 Februari. Pada April, pihak Kremlin menyatakan bahwa proses perdamaian trilateral tersebut sempat terhenti sementara akibat situasi di kawasan Timur Tengah.AS Prioritaskan Iran, Perundingan Damai Rusia-Ukraina Terabaikan
Rabu 29-04-2026,23:35 WIB
Reporter : Fadillah Asriani
Editor : Fadillah Asriani
Kategori :
Terkait
Rabu 13-05-2026,16:37 WIB
AS dan China Perkuat Persiapan Jelang Pertemuan Trump-Xi Jinping di Beijing
Senin 11-05-2026,11:36 WIB
Iran Tolak Proposal Damai AS, Sebut Tuntutan Washington Terlalu Berlebihan
Sabtu 09-05-2026,10:35 WIB
Negosiasi AS-Iran Kabarnya Digelar Lagi Minggu Depan
Jumat 08-05-2026,08:44 WIB
Trump Tekan Uni Eropa dengan Ancaman Tarif Tinggi Jelang 4 Juli
Kamis 07-05-2026,14:00 WIB
AS dan Iran Hampir Capai Kesepakatan Awal untuk Akhiri Konflik dan Bahas Nuklir
Terpopuler
Minggu 24-05-2026,11:50 WIB
BRI dan Unsoed Resmi Mulai Desa BRILiaN 2026, Dorong Desa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Minggu 24-05-2026,16:42 WIB
JAVACO Hadirkan JAWARA di Bandung, Ruang Apresiasi untuk Pengrajin Interior Lokal Jawa Barat
Minggu 24-05-2026,14:32 WIB
Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi
Minggu 24-05-2026,20:32 WIB
Tinjau Sungai Cikeruh, KDS Minta Penanganan Terintegrasi Cegah Banjir Bandung Selatan
Terkini
Minggu 24-05-2026,20:32 WIB
Tinjau Sungai Cikeruh, KDS Minta Penanganan Terintegrasi Cegah Banjir Bandung Selatan
Minggu 24-05-2026,16:42 WIB
JAVACO Hadirkan JAWARA di Bandung, Ruang Apresiasi untuk Pengrajin Interior Lokal Jawa Barat
Minggu 24-05-2026,14:32 WIB
Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi
Minggu 24-05-2026,11:50 WIB
BRI dan Unsoed Resmi Mulai Desa BRILiaN 2026, Dorong Desa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Sabtu 23-05-2026,21:50 WIB