RADAR JABAR - Tindakan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Iran disebut telah mencoreng citra global negara tersebut, sebagaimana dilaporkan Politico pada Jumat, dengan merujuk pada kawat diplomatik Departemen Luar Negeri AS yang berhasil diperoleh media itu.
Dokumen tersebut menyoroti penurunan reputasi Washington di tiga negara dengan mayoritas penduduk Muslim, yakni Indonesia, Azerbaijan, dan Bahrain. Politico juga mengungkap adanya lonjakan sentimen anti-Amerika yang terjadi secara tiba-tiba, serta kekhawatiran bahwa hubungan bilateral dengan negara-negara tersebut dapat mengalami ketegangan. Selain itu, terdapat indikasi bahwa Amerika Serikat berisiko kehilangan kepercayaan baik dari masyarakat maupun pemerintah di ketiga negara tersebut. Menanggapi situasi ini, sejumlah diplomat AS meminta kelonggaran dari Gedung Putih agar dapat menghadapi narasi negatif yang berkembang, baik di media tradisional maupun platform digital. Dalam salah satu kawat diplomatik dari Kedutaan Besar AS di Jakarta, disebutkan bahwa perwakilan diplomatik membutuhkan fleksibilitas, kecepatan, dan sikap proaktif di media sosial untuk tetap relevan di tengah derasnya arus informasi digital. Meski demikian, pemerintahan Presiden Donald Trump justru menginstruksikan para diplomat agar tidak membuat konten sendiri terkait konflik dengan Iran. Mereka diminta hanya membagikan informasi resmi yang berasal dari akun Gedung Putih atau Departemen Luar Negeri AS yang telah disetujui. Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran, yang menyebabkan kerusakan infrastruktur serta korban jiwa. Kemudian pada 11 April, AS dan Iran sempat menggelar putaran pertama perundingan di Islamabad, Pakistan, menyusul pengumuman Presiden Trump mengenai kesepakatan gencatan senjata sementara selama dua pekan. Namun sehari setelahnya, Wakil Presiden JD Vance menyatakan bahwa kedua negara belum berhasil mencapai kesepakatan. Terakhir, pada Kamis (16/4), Trump mengungkapkan bahwa negosiasi lanjutan antara Washington dan Teheran berpotensi digelar secepatnya pada akhir pekan ini.Serangan Ke Iran Cemari Citra Global AS, Termasuk Di Indonesia
Jumat 17-04-2026,22:41 WIB
Reporter : Fadillah Asriani
Editor : Fadillah Asriani
Kategori :
Terkait
Rabu 13-05-2026,16:37 WIB
AS dan China Perkuat Persiapan Jelang Pertemuan Trump-Xi Jinping di Beijing
Selasa 12-05-2026,22:15 WIB
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Grup F Piala Asia 2027
Senin 11-05-2026,11:36 WIB
Iran Tolak Proposal Damai AS, Sebut Tuntutan Washington Terlalu Berlebihan
Sabtu 09-05-2026,10:35 WIB
Negosiasi AS-Iran Kabarnya Digelar Lagi Minggu Depan
Jumat 08-05-2026,08:44 WIB
Trump Tekan Uni Eropa dengan Ancaman Tarif Tinggi Jelang 4 Juli
Terpopuler
Jumat 29-05-2026,11:57 WIB
Likuiditas dan Modal Tetap Kuat, BRI Optimistis Genjot Kredit UMKM di Tengah Ketidakpastian Global
Jumat 29-05-2026,12:31 WIB
Idul Adha 1447 H, JNE Bagikan Ribuan Besek Daging Kurban dan Promo Spesial Pelanggan
Jumat 29-05-2026,16:33 WIB
Cicilan Ringan dan Banyak Bonus, BRI KKB The Elite Bikin Punya Kendaraan Impian Makin Mudah
Jumat 29-05-2026,16:05 WIB
UPI Gelar Pelatihan AR dan Generative AI untuk Dorong Pembelajaran Digital Guru SD di Sumedang
Terkini
Jumat 29-05-2026,16:33 WIB
Cicilan Ringan dan Banyak Bonus, BRI KKB The Elite Bikin Punya Kendaraan Impian Makin Mudah
Jumat 29-05-2026,16:05 WIB
UPI Gelar Pelatihan AR dan Generative AI untuk Dorong Pembelajaran Digital Guru SD di Sumedang
Jumat 29-05-2026,12:31 WIB
Idul Adha 1447 H, JNE Bagikan Ribuan Besek Daging Kurban dan Promo Spesial Pelanggan
Jumat 29-05-2026,11:57 WIB
Likuiditas dan Modal Tetap Kuat, BRI Optimistis Genjot Kredit UMKM di Tengah Ketidakpastian Global
Kamis 28-05-2026,19:32 WIB