RADAR JABAR - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa seluruh kapal, pesawat, serta personel militer AS, termasuk tambahan amunisi dan persenjataan, akan tetap ditempatkan di dalam dan sekitar wilayah Iran hingga kesepakatan yang telah dicapai benar-benar dijalankan secara penuh.
Dilansir dari laman Antara Trump menegaskan, apabila kesepakatan tersebut tidak dipatuhi—meskipun menurutnya kemungkinan itu sangat kecil maka aksi militer akan kembali dilakukan dengan kekuatan yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Ia juga menyebut bahwa kesepakatan terkait larangan pengembangan senjata nuklir sebenarnya sudah lama tercapai, meskipun ada pernyataan yang dianggapnya menyesatkan mengenai hal tersebut. Menurutnya, dengan adanya kesepakatan itu, tidak akan ada senjata nuklir dan jalur strategis Selat Hormuz akan tetap terbuka serta aman untuk dilalui. BACA JUGA:AS Disebut Setujui Prinsip Proposal Damai Iran, Negosiasi Dijadwalkan Dimulai di Islamabad Trump menambahkan bahwa saat ini militer AS berada dalam kondisi siaga, sambil beristirahat dan menunggu langkah selanjutnya. Sementara itu, Iran dan Amerika Serikat telah mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada Selasa (7/4). Kesepakatan ini bertujuan untuk membuka jalan menuju perjanjian permanen guna mengakhiri serangan yang dilakukan oleh AS dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari, yang telah menimbulkan banyak korban jiwa dan luka-luka. Pengumuman gencatan senjata tersebut disampaikan kurang dari dua jam sebelum batas waktu yang beberapa kali diperpanjang oleh Trump. Tenggat itu sebelumnya diberikan kepada Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan menerima kesepakatan, atau menghadapi ancaman kehancuran besar.Militer AS Bertahan di Iran Sampai Implementasi Kesepakatan Tuntas
Kamis 09-04-2026,13:49 WIB
Reporter : Fadillah Asriani
Editor : Fadillah Asriani
Tags : #trump
#presiden amerika serikat
#iran
#gencatan senjata
#donald trump
#as vs iran
#as
#amerika serikat
Kategori :
Terkait
Rabu 24-06-2026,14:04 WIB
Prediksi Turki Vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: Lanjutan atau Akhir Mimpi Buruk Ay-Yildizlilar
Jumat 15-05-2026,21:29 WIB
Trump Enggan Komentari Konflik Taiwan-China
Rabu 13-05-2026,16:37 WIB
AS dan China Perkuat Persiapan Jelang Pertemuan Trump-Xi Jinping di Beijing
Senin 11-05-2026,20:25 WIB
Menkeu AS Scott Bessent Temui PM Jepang Jelang KTT Trump-Xi di Beijing
Senin 11-05-2026,11:36 WIB
Iran Tolak Proposal Damai AS, Sebut Tuntutan Washington Terlalu Berlebihan
Terpopuler
Selasa 07-07-2026,16:26 WIB
Perkuat kolaborasi strategis dengan MABESAU, bank bjb melakukan Penandatanganan Pedoman Kerja dengan SESKOAU
Selasa 07-07-2026,14:42 WIB
Perkuat Akuntabilitas, KDS Dorong Penyelesaian Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Secara Berkualitas
Selasa 07-07-2026,13:41 WIB
Telkom Perkuat Digitalisasi dan Inovasi Melalui MoU Telkom University-National University of Singapore
Selasa 07-07-2026,13:29 WIB
Persib Umumkan Pengganti Andrew Jung, Lolos dari Rumor
Selasa 07-07-2026,20:11 WIB
31 Tahun Eksis, blunt_id Lepas Single Baru Bertajuk 'Manusia Spek Bidadari'
Terkini
Rabu 08-07-2026,07:22 WIB
Big Bike New Rebel 1100, Simbol Kebebasan Ekspresi Generasi Modern
Selasa 07-07-2026,20:11 WIB
31 Tahun Eksis, blunt_id Lepas Single Baru Bertajuk 'Manusia Spek Bidadari'
Selasa 07-07-2026,16:26 WIB
Perkuat kolaborasi strategis dengan MABESAU, bank bjb melakukan Penandatanganan Pedoman Kerja dengan SESKOAU
Selasa 07-07-2026,14:42 WIB
Perkuat Akuntabilitas, KDS Dorong Penyelesaian Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Secara Berkualitas
Selasa 07-07-2026,13:41 WIB