RADAR JABAR - Kantor Presiden Iran pada Minggu (5/4) menegaskan bahwa Selat Hormuz hanya akan kembali dibuka untuk aktivitas pelayaran apabila sebagian pendapatan dari biaya transit dialokasikan untuk menutup kerugian akibat perang.
Wakil Bidang Komunikasi dan Informasi Kantor Presiden Iran, Mehdi Tabatabai, menyampaikan bahwa pembukaan kembali jalur tersebut bergantung pada adanya kompensasi atas seluruh kerusakan yang ditimbulkan oleh konflik yang disebutnya sebagai “perang yang dipaksakan”. Pernyataan itu disampaikan melalui platform media sosial X.
Dalam kesempatan yang sama, Tabatabai juga melontarkan kritik keras terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Ia menilai Trump mengeluarkan pernyataan yang tidak rasional dan bernada hinaan karena diliputi rasa frustrasi dan kemarahan. Bahkan, ia menuduh Trump sebagai pihak yang memicu konflik besar di kawasan dan tetap membanggakannya.
BACA JUGA:Ultimatum Trump ke Iran: 48 Jam untuk Kesepakatan Nuklir atau Buka Selat Hormuz
BACA JUGA:Lalu Lintas Selat Hormuz Mulai Meningkat, Namun Masih Jauh dari Kondisi Normal
Situasi di wilayah tersebut memanas sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari. Serangan itu dilaporkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai respons, Teheran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menyasar Israel, serta sejumlah negara seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS, dengan alasan sebagai bentuk pertahanan diri.
Selain itu, Iran juga memberlakukan pembatasan terhadap lalu lintas kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Selat Hormuz Siap Dibuka, Iran Minta Kompensasi Dampak Perang
Senin 06-04-2026,20:00 WIB
Reporter : Fadillah Asriani
Editor : Fadillah Asriani
Tags : #wakil bidang komunikasi dan informasi kantor presiden iran
#selat hormuz
#mehdi tabatabai
#iran
#as vs iran
Kategori :
Terkait
Selasa 12-05-2026,14:11 WIB
Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah, Fokus pada Selat Hormuz
Senin 11-05-2026,11:36 WIB
Iran Tolak Proposal Damai AS, Sebut Tuntutan Washington Terlalu Berlebihan
Sabtu 09-05-2026,10:35 WIB
Negosiasi AS-Iran Kabarnya Digelar Lagi Minggu Depan
Jumat 08-05-2026,14:03 WIB
Kapal Tanker China Diserang di Selat Hormuz, Ketegangan Kawasan Kian Memanas
Kamis 07-05-2026,22:52 WIB
Iran Bantah Terlibat dalam Insiden Kapal Korsel di Selat Hormuz
Terpopuler
Kamis 24-09-2026,22:42 WIB
Perbandingan Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 17 Pro Max 5G vs Pro 5G Disini
Kamis 24-09-2026,18:48 WIB
Google Flow Bisa Bikin Video AI Terlihat Seperti Rekaman Asli, Ini Rahasianya
Kamis 24-09-2026,15:58 WIB
Sekolah Gratis SD-Kuliah Jadi Rencana Baru Pemerintah, Menkeu Ungkap Sumber Dananya
Kamis 24-09-2026,20:02 WIB
Bupati KDS Instruksikan ASN dan Ajak Bobotoh Penuhi SJH Saksikan Laga Grup B FIFA Asian Cup 2026
Kamis 24-09-2026,20:52 WIB
Tim Gabungan Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Konservasi Tahura Bukit Soeharto
Terkini
Jumat 25-09-2026,14:40 WIB
HP Android Murah yang Baterainya Awet untuk Dipakai Seharian, Ada Pilihan Rp1 Jutaan
Jumat 25-09-2026,11:14 WIB
SMAN 21 Bandung Juara AXIS Nation Cup 2026 West Java, Siap Tanding di Panggung Nasional
Jumat 25-09-2026,10:56 WIB
Home Charging Kendaraan Listrik Perlu Diiringi Kesiapan Infrastruktur Hunian
Jumat 25-09-2026,10:27 WIB
KDS: Senyum, Sapa, Empati dan Ketulusan Bagian dari Pelayanan Kesehatan
Jumat 25-09-2026,08:45 WIB