RADAR JABAR - Kamu seringkali mengalami mabuk perjalanan ketika akan mudik? Tenang, hal itu masih wajar dan mudah untuk diatasi!
Mabuk perjalanan merupakan kondisi yang cukup umum dialami banyak orang saat bepergian menggunakan kendaraan seperti mobil, bus, kapal, atau pesawat. Gejala yang biasa muncul berupa mual, pusing, keringat dingin, hingga muntah. Kondisi ini tentu dapat mengganggu kenyamanan selama perjalanan, terutama jika jarak yang ditempuh cukup jauh.
Biasanya mabuk perjalanan terjadi karena adanya ketidaksesuaian antara sinyal yang diterima oleh mata, telinga bagian dalam, dan otak. Ketika tubuh merasakan gerakan kendaraan, tetapi mata melihat sesuatu yang tidak bergerak, otak menjadi bingung dan memicu gejala mabuk perjalanan.
Meski merepotkan, mabuk perjalanan sebenarnya bisa dicegah atau dikurangi dengan cara yang simpel dan anti ribet. Berikut ini beberapa cara efektif yang dapat dilakukan sebelum dan selama perjalanan agar tubuh tetap nyaman.
BACA JUGA:Tips Aman Mudik Lebaran Menggunakan Sepeda Motor
BACA JUGA:Film “Pelangi di Mars” Tayang Serentak, Tonggak Baru Film Anak Indonesia Berbasis Teknologi XR
Persiapan Sebelum Berangkat
Persiapan yang tepat sebelum memulai perjalanan sangat penting untuk mencegah munculnya gejala mabuk perjalanan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kondisi tubuh tetap stabil saat berada di kendaraan.
1. Hindari Makan Berlebihan
Penyebab mabuk perjalanan yang sering terjadi adalah kondisi perut yang tidak nyaman. Karena itu, sebaiknya hindari makan berlebihan sebelum melakukan perjalanan.
Mengonsumsi makanan berat, pedas, atau berlemak dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras. Ketika kendaraan mulai bergerak dan mengalami guncangan, kondisi ini bisa memicu rasa mual.
Sebagai alternatif, pilih makanan yang ringan dan mudah dicerna seperti roti, biskuit, atau buah. Selain itu, makanlah dalam porsi yang cukup agar perut tidak terlalu penuh maupun terlalu kosong.
2. Istirahat yang Cukup
Kondisi tubuh yang lelah juga dapat meningkatkan risiko mabuk perjalanan. Oleh karena itu, pastikan Anda mendapatkan waktu istirahat yang cukup pada malam sebelum bepergian.
Tidur yang cukup membantu tubuh tetap segar dan menjaga keseimbangan sistem saraf. Ketika tubuh dalam kondisi bugar, kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan gerakan kendaraan juga menjadi lebih baik.
Selain itu, tubuh yang cukup istirahat biasanya lebih mampu mengontrol rasa mual dan pusing yang mungkin muncul selama perjalanan.
3. Minum Obat Antimabuk
Bagi orang yang sering mengalami mabuk perjalanan, mengonsumsi obat antimabuk bisa menjadi solusi yang efektif. Obat ini biasanya bekerja dengan cara menenangkan sistem saraf yang berkaitan dengan keseimbangan tubuh.
Beberapa obat antimabuk yang umum digunakan antara lain dimenhydrinate atau scopolamine. Obat tersebut sebaiknya diminum sekitar 30 hingga 60 menit sebelum perjalanan dimulai agar efeknya bekerja dengan optimal.
Namun, penggunaan obat sebaiknya tetap sesuai dengan anjuran dokter atau petunjuk pada kemasan agar tetap aman bagi tubuh.
Cara Mengatasi Mabuk Saat Sedang Perjalanan
Selain persiapan sebelum berangkat, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan selama perjalanan untuk mencegah atau mengurangi gejala mabuk perjalanan.
1. Pilih Posisi Duduk yang Tepat
Posisi duduk memiliki pengaruh besar terhadap munculnya gejala mabuk perjalanan. Sebaiknya pilih posisi duduk yang menghadap ke arah depan kendaraan.
Pada mobil atau bus, duduklah di bagian depan agar pandangan lebih selaras dengan arah gerakan kendaraan. Sementara pada pesawat, duduk di area sayap biasanya terasa lebih stabil karena guncangan relatif lebih kecil.
Posisi duduk yang tepat membantu otak menyesuaikan antara gerakan tubuh dan pandangan mata sehingga mengurangi rasa mual.
2. Hindari Terkena AC Secara Langsung
Udara yang terlalu dingin atau hembusan AC yang langsung mengenai wajah terkadang dapat memperparah rasa tidak nyaman selama perjalanan.
Jika mulai merasa mual atau pusing, cobalah memejamkan mata sejenak sambil menarik napas perlahan. Bernapas secara perlahan dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks.
Anda juga bisa membuka jendela kendaraan untuk mendapatkan udara segar. Udara segar sering kali membantu meredakan rasa mual yang muncul akibat mabuk perjalanan.
3. Gunakan Aromaterapi atau Konsumsi Minuman Penenang
Beberapa bahan alami diketahui mampu membantu meredakan mual selama perjalanan. Salah satunya adalah jahe yang memiliki sifat menenangkan bagi sistem pencernaan.
Mengonsumsi teh jahe hangat atau seduhan jahe dapat membantu mengurangi rasa mual. Selain itu, permen mint juga sering digunakan untuk memberikan sensasi segar pada mulut dan tenggorokan.
Aromaterapi seperti minyak kayu putih atau lavender juga dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks. Menghirup aroma tersebut dapat mengurangi rasa pusing serta memberikan efek menenangkan.
Tindakan Tambahan Agar Perjalanan Lebih Nyaman
Selain langkah-langkah di atas, ada beberapa tindakan tambahan yang dapat dilakukan agar perjalanan tetap nyaman meskipun memiliki riwayat mabuk perjalanan.
1. Minum Air Putih Secara Berkala
Selama perjalanan, penting untuk tetap menjaga tubuh agar tidak mengalami dehidrasi. Minumlah air putih secara berkala dalam jumlah yang cukup.
Selain air putih, minuman ringan seperti jus apel juga bisa menjadi pilihan untuk membantu menjaga tubuh tetap segar. Hindari minuman berkafein atau bersoda karena dapat memperburuk rasa mual.
2. Hindari Membaca atau Bermain Gadget
Aktivitas seperti membaca buku, bermain ponsel, atau menatap layar gadget dalam waktu lama dapat memperparah gejala mabuk perjalanan.
Hal ini terjadi karena mata fokus pada objek yang tidak bergerak, sementara tubuh merasakan gerakan kendaraan. Kondisi tersebut membuat otak semakin bingung dan memicu rasa pusing.
Sebagai gantinya, cobalah melihat ke arah luar jendela atau menutup mata sejenak untuk membantu tubuh beradaptasi dengan gerakan kendaraan.
3. Berhenti Sejenak untuk Beristirahat
Jika perjalanan cukup panjang dan memungkinkan untuk berhenti, cobalah beristirahat sejenak di rest area. Turun dari kendaraan dan berjalan kaki selama beberapa menit dapat membantu tubuh kembali menyesuaikan keseimbangan.
Udara segar dan sedikit peregangan juga dapat membantu meredakan rasa pusing serta mengurangi ketegangan pada tubuh.
BACA JUGA:10 Gaya Makeup Lebaran 2026 Paling Hits, Dari Natural Korea sampai Arabian Glam
BACA JUGA:10 Rekomendasi Walking Shoes Cocok Dipakai Pas Lebaran, Jalan Jauh Aman Gak Pegal
Kesimpulan
Kamu tidak perlu khawatir jika sering mengalami mabuk perjalanan. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk meringankannya.
Mabuk perjalanan memang bisa mengganggu kenyamanan saat bepergian, tetapi kondisi ini sebenarnya dapat diatasi dengan berbagai cara sederhana. Mulai dari menjaga pola makan sebelum berangkat, memastikan tubuh cukup istirahat, hingga memilih posisi duduk yang tepat selama perjalanan.
Selain itu, penggunaan bahan alami seperti jahe, aromaterapi, serta menjaga asupan cairan juga dapat membantu meredakan gejala mabuk perjalanan.
Dengan persiapan yang baik dan langkah pencegahan yang tepat, perjalanan jauh pun dapat terasa lebih nyaman dan menyenangkan tanpa terganggu oleh rasa mual atau pusing.*