Wali Kota Ajak Warga Bandung Ubah Budaya Membuang Sampah Mulai Idulfitri
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, seusai melaksanakan shalat idulfitri di Plaza Balai Kota Bandung, Sabtu 21 Maret 2026.--Humas Kota Bandung/Kepala Diskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie.
RADAR JABAR DISWAY - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak seluruh warganya memanfaatkan momentum Idulfitri 1447 Hijriah sebagai awal perubahan budaya dalam upaya mengatasi darurat sampah.
Menyoroti persoalan sampah sebagai tantangan serius yang dihadapi oleh Kota Bandung, dia menjelaskan produksi sampah harian di wilayahnya mencapai 1.600 hingga 1.800 ton.
Hal tersebut Farhan sampaikan seusai melaksanakan shalat idulfitri di Plaza Balai Kota Bandung, Sabtu 21 Maret 2026 kemarin.
Volume sampah yang tinggi, demikian kata ia, adalah konsekuensi dari aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang dinamis.
BACA JUGA:Jadwal Imam dan Khatib Shalat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah Kota Bandung, Digelar 20 Maret 2026
BACA JUGA:Demi Keselamatan Warga, Pemkot Bandung akan Memperbaiki Jalan Rusak di Setiabudi
“Sampah adalah residu dari kehidupan kita. Maka, pengelolaannya menjadi tanggung jawab bersama,” imbuhnya, dikutip dari laman resmi Pemkot Bandung, Minggu (22/3/2026).
Ia juga mengingatkan bahwa persoalan sampah di 'Kota Kembang' sudah menjadi perhatian dari pemerintah pusat, sehingga diperlukan langkah serius dan berkelanjutan.
Sumber: