RADAR JABAR - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Iran untuk melakukan “penyerahan tanpa syarat” di tengah berlanjutnya operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang memicu gelombang serangan balasan dari Teheran.
Melalui akun media sosialnya di Truth Social pada Jumat, Trump menegaskan bahwa tidak akan ada kesepakatan apa pun dengan Iran kecuali negara tersebut menyerah sepenuhnya. Ia menyatakan bahwa setelah hal itu terjadi dan setelah muncul pemimpin baru yang dinilai lebih dapat diterima, Amerika Serikat bersama para sekutunya akan bekerja keras untuk menyelamatkan Iran dari situasi yang menurutnya menuju kehancuran.
Trump juga mengklaim bahwa langkah tersebut nantinya akan membuat ekonomi Iran berkembang jauh lebih baik. Menurutnya, negara tersebut berpotensi memiliki masa depan yang jauh lebih cerah dibandingkan kondisi saat ini.
Ketegangan di kawasan Teluk meningkat tajam sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar terhadap Iran pada Sabtu (28/2). Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.000 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, sekitar 150 pelajar, serta sejumlah pejabat tinggi militer.
Sebagai tanggapan, Iran meluncurkan serangkaian serangan balasan yang menargetkan pangkalan militer, fasilitas diplomatik, dan personel militer Amerika Serikat di kawasan tersebut, serta beberapa kota di Israel. Intensitas serangan balasan dari Teheran dilaporkan terus meningkat.
Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada Kamis (5/3) menyatakan bahwa Iran keliru jika mengira Washington tidak mampu mempertahankan operasi militernya.
Ia mengatakan Iran berharap Amerika Serikat tidak dapat mempertahankan tempo operasi militer, namun menurutnya anggapan tersebut merupakan kesalahan perhitungan besar dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).
Hegseth menambahkan bahwa Amerika Serikat tetap memiliki tekad kuat dalam konflik tersebut. Ia juga menegaskan bahwa persediaan senjata ofensif maupun defensif milik AS masih sangat memadai untuk melanjutkan operasi militer selama diperlukan hingga tujuan perang mereka tercapai.
Trump Ultimatum Iran untuk Menyerah Tanpa Syarat
Jumat 06-03-2026,22:35 WIB
Reporter : Fadillah Asriani
Editor : Fadillah Asriani
Kategori :
Terkait
Jumat 06-03-2026,22:35 WIB
Trump Ultimatum Iran untuk Menyerah Tanpa Syarat
Jumat 06-03-2026,17:03 WIB
Trump Ingin Struktur Kepemimpinan Iran Diganti, Klaim Punya Kandidat Pemimpin Baru
Kamis 05-03-2026,22:31 WIB
Iran Bentuk Kepemimpinan Sementara Tiga Orang Usai Wafatnya Ayatollah Khamenei
Rabu 04-03-2026,11:21 WIB
Trump Siapkan Asuransi dan Pengawalan Militer untuk Kapal Tanker di Teluk Persia
Senin 02-03-2026,15:11 WIB
23 WNI Sempat Terjebak di Bandara Abu Dhabi, Dubes RI: Kini Seluruhnya Selamat
Terpopuler
Jumat 06-03-2026,23:00 WIB
Bank Sentral Uni Emirat Arab Tegaskan Perbankan Siap Menghadapi Gejolak
Sabtu 07-03-2026,11:55 WIB
6 Alasan Honda X-Tracker 2026 Jadi Motor Baru yang Paling Worth It di 2026
Jumat 06-03-2026,20:46 WIB
Harga Nubia Neo 5 GT yang Akan Masuk Indonesia Berapa? Baterainya 6210mAh & Ada Kipas Pendingin
Jumat 06-03-2026,22:35 WIB
Trump Ultimatum Iran untuk Menyerah Tanpa Syarat
Jumat 06-03-2026,21:37 WIB
Trademark Market Kembali Hadir, 200 Brand Lokal Meriahkan Bazar Jelang Lebaran
Terkini
Sabtu 07-03-2026,19:48 WIB
Telkom Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah
Sabtu 07-03-2026,19:22 WIB
Bupati Bandung Ajak Insan Jurnalis Untuk Berkiprah di Swasembada Protein
Sabtu 07-03-2026,16:13 WIB
Bupati Bandung Dinobatkan Sebagai Pemimpin Inovatif oleh Redaksi Jabar Ekspres
Sabtu 07-03-2026,15:45 WIB
BSI Dorong UMKM Fesyen Muslim "Naik Kelas" Lewat HijabFest Ramadan 2026
Sabtu 07-03-2026,15:35 WIB