RADAR JABAR - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus menjalin koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI serta KBRI guna mempercepat proses pemulangan warga asal Cianjur yang masih terjebak konflik di kawasan Timur Tengah.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyampaikan di Cianjur, Kamis, bahwa pihaknya terus melakukan pendataan terhadap warga Cianjur yang terdampak situasi konflik tersebut, termasuk para pekerja migran yang meminta segera dipulangkan ke tanah air.
Ia menjelaskan, komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri dilakukan setiap hari untuk memantau perkembangan terbaru konflik yang masih berlangsung. Upaya ini dilakukan dengan harapan pemerintah dapat segera menemukan solusi agar warga Cianjur yang bekerja di Timur Tengah bisa kembali dengan aman.
Di tengah kondisi yang belum kondusif, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat yang telah mendaftar untuk berangkat umrah agar menunda keberangkatan sementara waktu hingga situasi di Timur Tengah kembali aman dan stabil.
Selain itu, Pemkab Cianjur terus berkoordinasi dengan KBRI di sejumlah negara Timur Tengah untuk memastikan keselamatan warga sekaligus mengupayakan pemulangan mereka. Sejak konflik memanas, sejumlah penerbangan internasional di beberapa negara terdampak dihentikan.
Akibat penutupan rute penerbangan tersebut, pemerintah Indonesia saat ini berupaya mengalihkan WNI ke negara lain yang masih membuka akses penerbangan internasional sebagai jalur alternatif pemulangan.
Pemkab Cianjur berharap konflik segera mereda dan tidak berlangsung lama, serta tidak menimbulkan korban dari kalangan WNI, khususnya warga asal Cianjur. Pemerintah daerah juga berharap proses pemulangan dapat segera terealisasi guna mencegah risiko yang tidak diinginkan.
Lebih lanjut, pemerintah memastikan seluruh warga Cianjur yang berada di wilayah konflik akan didata, termasuk mereka yang berangkat bekerja secara ilegal atau nonprosedural. Menurutnya, mereka tetap merupakan WNI asal Cianjur yang berhak mendapatkan perlindungan dan bantuan untuk kembali ke Indonesia.
Ia juga berharap ke depan tidak ada lagi pekerja migran yang berangkat secara ilegal, sehingga proses pendataan dan perlindungan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan terstruktur.
Pemkab Cianjur Bersama Kemenlu dan KBRI Upayakan Kepulangan Warga
Kamis 05-03-2026,22:45 WIB
Reporter : Fadillah Asriani
Editor : Fadillah Asriani
Tags : #wni
#pemkab cianjur
#pemerintah kabupaten cianjur
#kbri
#kabupaten cianjur
#jawa barat
#cianjur
#bupati cianjur mohammad wahyu ferdian
Kategori :
Terkait
Jumat 06-03-2026,14:49 WIB
PLN Icon Plus Lakukan P3AK di Kecamatan Cimalaka untuk Jaga Keandalan Jaringan
Kamis 05-03-2026,22:45 WIB
Pemkab Cianjur Bersama Kemenlu dan KBRI Upayakan Kepulangan Warga
Kamis 05-03-2026,11:36 WIB
Ramadan Tanpa Drama, Indosat Pastikan Jaringan Stabil dan Aman di Jakarta Raya hingga Jabar
Selasa 03-03-2026,20:38 WIB
Tiga Pilar Persis Bersatu di Ramadan Expo 2026, Gaet Generasi Muda Jawa Barat
Sabtu 28-02-2026,14:14 WIB
Tebar Kebaikan Ramadan 1447 H di Jawa Barat, Relawan Mandiri Bergerak di Tengah Masyarakat
Terpopuler
Kamis 05-03-2026,20:03 WIB
5 Motor Cross 250cc Paling Gahar di Dunia, Tenaganya Bikin Adrenalin Naik, Mana Pilihanmu?
Kamis 05-03-2026,22:52 WIB
Top 9 Motor Gigi 2026, Irit, Bandel, dan Siap Libas Jalanan Kota
Kamis 05-03-2026,20:26 WIB
Ini 5 Motor Cross Terbaik untuk Offroad Ekstrem, Tangguh di Tanah, Batu, hingga Lumpur
Kamis 05-03-2026,22:45 WIB
Pemkab Cianjur Bersama Kemenlu dan KBRI Upayakan Kepulangan Warga
Kamis 05-03-2026,22:43 WIB
Mau Beli Duo Grade A Premier League, Kenapa Juventus Harus Lolos Liga Champions?
Terkini
Jumat 06-03-2026,17:03 WIB
Trump Ingin Struktur Kepemimpinan Iran Diganti, Klaim Punya Kandidat Pemimpin Baru
Jumat 06-03-2026,15:57 WIB
3 Tablet Pengganti Laptop yang Murah Tahun 2026, Cocok untuk Kerja dan Kuliah
Jumat 06-03-2026,15:44 WIB
Top 10 Tablet Terbaik 2026 untuk Produktivitas, Performa Setara Laptop
Jumat 06-03-2026,15:42 WIB
Danamon Siapkan Perubahan Susunan Pengurus, RUPST Digelar 31 Maret 2026
Jumat 06-03-2026,14:49 WIB