Untuk kebutuhan profesional seperti video editing 4K berat, desain 3D, atau produksi konten skala besar, MacBook Pro 14-inch M1 Pro adalah pilihan terbaik di kelasnya.
Chip M1 Pro dengan 10-core CPU dan GPU lebih kuat mampu menangani proyek besar tanpa lag berarti.
Layar mini-LED dengan refresh rate 120Hz memberikan pengalaman visual yang jauh lebih halus dan akurat warna. Harga bekasnya kini turun ke kisaran Rp17–22 juta, jauh lebih terjangkau dibanding saat pertama rilis.
5. MacBook Air M3 (2024)
Meski tergolong lebih baru, MacBook Air M3 sudah mulai tersedia dalam kondisi second di 2026. Chip M3 membawa peningkatan performa signifikan serta dukungan fitur AI terbaru pada macOS.
Desainnya tetap tipis dan tanpa kipas (fanless), namun performanya sangat stabil untuk editing foto, video ringan, hingga multitasking berat.
Harga second awal berada di kisaran Rp18–23 juta. Cocok bagi yang ingin perangkat lebih future-proof untuk lima tahun ke depan.
6. MacBook Pro 14” M2 Pro (2023)
Pilihan terakhir adalah MacBook Pro 14-inch M2 Pro yang menawarkan kombinasi performa CPU dan GPU lebih kuat dibanding M1 Pro.
Laptop ini ideal untuk fotografer, videografer, hingga desainer profesional yang sering bekerja dengan file besar.
Port-nya juga lengkap, termasuk HDMI dan Thunderbolt tambahan, sehingga memudahkan koneksi ke monitor eksternal tanpa dongle tambahan. Di pasar second 2026, harganya berada di kisaran Rp20–25 juta.
Kenapa Masih Layak di 2026?
MacBook dengan Apple Silicon terkenal efisien daya, minim panas, dan memiliki performa stabil jangka panjang. Bahkan unit dengan 500+ siklus baterai sering kali masih memiliki kapasitas di atas 85–90 persen.
Selain itu, dukungan macOS diperkirakan masih panjang hingga awal 2030-an untuk seri M1 ke atas. Inilah yang membuat MacBook bekas tetap relevan dan aman untuk investasi jangka menengah.
Namun, sebaiknya hindari model Intel sebelum 2020 karena performa dan daya tahan baterainya jauh tertinggal dibanding Apple Silicon.
Tips Membeli MacBook Bekas
Agar tidak salah pilih, perhatikan beberapa hal berikut:
- Pastikan battery health di atas 85–90 persen
- Cek siklus baterai dan kondisi SSD
- Pilih penjual dengan rating tinggi
- Utamakan unit fullset dengan charger asli
- Jika memungkinkan, pilih unit dengan sisa garansi resmi
Dengan strategi pembelian yang tepat, Anda bisa mendapatkan laptop premium dengan harga jauh lebih hemat dibanding membeli baru.