RADAR JABAR - Harga emas hari ini, per Sabtu pagi, 21 Februari 2026 menjadi sorotan oleh para Investor. Diketahui bahwa harga emas Antam tercatat masih bertahan di level tinggi, mencerminkan stabilitas pasar logam mulia di tengah penguatan harga emas global.
Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) tercatat masih stabil. Berdasarkan pembaruan resmi dari PT Aneka Tambang Tbk, harga emas Antam berada di level Rp 2.944.000 per gram untuk pecahan 1 gram.
Angka ini tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya setelah sempat naik Rp 28.000. Stabilnya harga ini menjadi perhatian para investor dan masyarakat yang memantau pergerakan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai (safe haven).
Selain harga jual, nilai buyback atau harga beli kembali emas Antam juga terpantau berada di kisaran Rp 2.725.000 per gram. Perlu diketahui bahwa harga buyback ini penting diketahui oleh pemilik emas yang ingin menjual kembali koleksinya.
Untuk pecahan 0,5 gram harga emas Antam dibanderol Rp 1.522.000, sedangkan 1 gram seharga Rp 2.944.000. Ukuran 2 gram dijual Rp 5.828.000 dan 5 gram sebesar Rp 14.495.000. Sementara itu, emas 10 gram dipatok Rp 28.935.000, dan untuk pecahan 25 gram dibanderol Rp 72.212.000.
Perbedaan harga tiap ukuran dipengaruhi oleh faktor biaya produksi dan distribusi. Biasanya, semakin besar ukuran emas yang dibeli, selisih harga per gram relatif lebih efisien dibandingkan pecahan kecil.
Sementara itu, harga emas global, berdasarkan data perdagangan internasional per 20 Februari 2026, harga spot emas dunia naik sekitar 0,79 persen menjadi USD 5.037,23 per ounce. Bahkan dalam catatan lain, harga sempat menyentuh kisaran USD 5.076 per ounce.
Secara bulanan, tren kenaikan tercatat mencapai 4,28 persen, menandakan minat investor global terhadap emas masih cukup tinggi.
Jika dikonversikan ke rupiah dengan asumsi kurs Rp 16.693 per dolar AS, harga emas dunia setara sekitar Rp 2.724.000 per gram. Angka ini cukup dekat dengan harga buyback emas Antam di dalam negeri.
Untuk memantau pembaruan harga secara real-time, masyarakat dapat mengecek langsung melalui situs resmi Logam Mulia Antam atau platform pemantau pasar internasional seperti Trading Economics. Dengan mengikuti perkembangan harga secara rutin, investor dapat mengambil keputusan yang lebih terukur dan tepat waktu.*