"Kami sengaja memadukan steak dengan side dish yang lebih refreshing, termasuk elemen salad berbahan buah, agar pengalaman makan tetap terasa seimbang dan tidak terlalu berat. Ini adalah cara kami menghadirkan steak sebagai pilihan yang indulgent namun tetap nyaman," tutur Chef Ivan.
Meze Steakhouse kembali menawarkan pendekatan berbeda melalui dessert yang diproses dengan teknik caramelization menggunakan charcoal. Hasilnya adalah rasa manis yang lebih dalam dengan sentuhan smokey yang halus. Dengan tekstur yang kaya dan kompleks, dessert ini menjadi penutup yang merefleksikan filosofi Meze terhadap api, presisi, dan keseimbangan rasa.
Tak hanya unggul dari sisi menu, Meze Steakhouse juga dikenal lewat atmosfer ruangnya. Mengusung konsep semi-private casual dining, restoran ini menghadirkan suasana bersantap yang elaborate namun tetap kasual—tenang, hangat, dan intimate—menciptakan latar yang ideal untuk merayakan momen spesial bersama pasangan.
Sebagai informasi, Meze Steakhouse ini merupakan steakhouse berkonsep wood-fire dining yang berlokasi di Jl. Naripan No. 36, Bandung. Berdiri sejak Januari 2025, Meze berfokus pada penyajian daging impor Australia berkualitas premium yang dipadukan dengan teknik pemanggangan natural charcoal serta kayu pilihan.
Dipimpin oleh Ivan Nugraha sebagai Head Chef dengan pengalaman lebih dari 32 tahun di industri food and beverage, Meze Steakhouse mengedepankan rasa yang jujur, teknik memasak presisi, serta hospitality yang hangat. Kombinasi ini menjadikan Meze sebagai destinasi bersantap ideal untuk merayakan kebersamaan dan momen-momen bermakna. (*)