"Subuh 04:30 ada laporan dari penjaga sekolah bahwa gedung ini atapnya ambruk," tutur Dede saat ditemui di Gunung Putri, pada Jumat (22/1/2026).
Pihak sekolah, lanjut dia, telah melaporkan kronologi kejadian dan berita acara kepada pihak Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah 1 dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.
Adanya peristiwa itu, pihak sekolah memutuskan untuk meniadakan KBM pada hari ini. Tiadanya KBM itu sampai dengan waktu yang tidak ditentukan.
Ia menambahkan, Senin mendatang sampai dengan seterusnya KBM diliburkan sampai mendapat izin dari tim teknis untuk melaksanakan KBM kembali.