Dinkes Kabupaten Bogor: 64 Dapur MBG Kantongi SLHS

Jumat 21-11-2025,13:36 WIB
Reporter : Regi Pratasyah
Editor : Salma Sepina Nurdini

RADAR JABAR, BOGOR - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty mengungkapkan, 64 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dia menjelaskan, 64 dapur MBG dari 290 dapur tersebut sudah 100 persen memenuhi persyaratan dan layak untuk mendapatkan SLHS. 

"Bisa dikatakan bahwa 100 persen pengajuan jadi kita jumlah yg sudah turun SLHS itu 64 dari jumlah kita itu ada di 290 kalo ga salah ya," jelas Fusia di Kantor Dinkes, pada Jumat (21/11/2025).

Ia mengatakan, permohonan dapur MBG ke Dinkes untuk diterbitkan SLHS perlu melengkapi persyaratan antara lain yaitu, pelatihan ketahanan pangan siap saji (PKPSS) serta inspeksi kesehatan lingkungan, dan pengajuan pemeriksaan laboratoriu.

"Kan kalau SPPG ada tahapannya mereka mengajuan PKPSS, mengajukan pemeriksaan lingkungan, mengajukan pemeriksaan lingkungan jadi untuk yang pengajuan nya lengkap kita sudah 100 persen menerbitkan SLHS," kata dia.

BACA JUGA:Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Soroti Angka Kemiskinan: Harus Ada Intervensi

BACA JUGA:Dedi Mulyadi Bakal Ambil Alih 1891,26 Kilometer Jalan Desa Kabupaten Bogor, Ini Kata Pemkab Bogor

Sebagai infromasi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty memaparkan bahwa dari total 288 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terdata per 3 November 2025, sekitar 67 persen atau 195 SPPG telah mengikuti Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji (PKPSS). 

Pelatihan tersebut diikuti seluruh karyawan dengan rata-rata 47 pegawai per SPPG, sehingga partisipasi mencapai 100 persen.

Selain itu, sebanyak 163 SPPG (56,5 persen) telah menjalani inspeksi kesehatan lingkungan oleh petugas Puskesmas. 

Pemeriksaan meliputi kebersihan dapur, kualitas air, dan fasilitas penyajian makanan. Dalam waktu bersamaan, 163 SPPG juga telah mengirimkan sampel makanan, alat makan, dan air ke Laboratorium Pengujian Daerah (LABKESDA) untuk memastikan standar higiene pangan.

BACA JUGA:Unjuk Rasa Ratusan Buruh di Gerbang Pemkab Bogor, Tuntut UMK 2026 Naik!

BACA JUGA:Pemkab Bogor Respons Pernyataan Menteri Ara Soal Kabupaten/Kota Termiskin

Hingga kini, 35 SPPG (12,6 persen) telah berhasil memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dinas Kesehatan mendorong seluruh SPPG segera melengkapi persyaratan agar proses sertifikasi bisa dipercepat.

“Proses sertifikasi ini menjadi langkah penting untuk menjamin mutu pangan dan gizi di sekolah. Kami ingin seluruh SPPG di Kabupaten Bogor memenuhi standar higiene agar anak-anak kita mendapatkan makanan yang sehat dan aman,”pungkasnya.

Kategori :