BANDUNG – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung antisipasikan lonjakan penumpang menjelang Hari Raya Natal 2022 dan Tahun Baru (Nataru) 2023 mendatang.
Antisipasi itu dilakukan, supaya masyarakat bisa menggunakan fasilitas dan pelayanan PT Kereta Api Indonesia ketika melakukan perjalanan mengunakan kereta api. “Daop 2 Bandung menambah perjalanan kereta api untuk melayani masyarakat pada masa angkutan Nataru 2023,” kata Manager Humas Daop 2 Bandung Kuswardojo melalui seluler, Kamis 24 November 2022. Dijelaskannya, agar masyarakat bisa tetap melakukan perjalanan, pihaknya mengoperasikan sebanyak tiga Kereta Api (KA) tambahan. “Pulang-Pergi operasinya, itu untuk periode keberangkatan mulai tanggal 22 Desember 2022 sampai 8 Januari 2023,” jelas Kuswardojo. “Pemesanan tiket juga sudah bisa dipesan di KAI Access, web kai.id, dan seluruh channel penjualan online resmi kami,” lanjutnya. Selain penambahan armada keberangkatan sebanyak tiga KA, Kuswardojo mengaku akan menambah jumlah tiket penumpang. Pada pelaksanaannya, Daop 2 Bandung melakukan penambahan tiket perjalanan KA, sebanyak 2.732 tempat duduk per harinya. “KA-KA tambahan pada periode angkutan Nataru ini, KAI sediakan agar pelanggan lebih leluasa dalam memilih jadwal keberangkatan dari jauh-jauh hari,” ujar Kuswardojo. Diketahui, tambahan KA untuk masa Nataru itu yakni, Argo Parahyangan, tambahan relasi Gambir-Kiaracondong dengan perjalanan Pulang-Pergi (PP). Kemudian penambahan KA lainnya adalah Baturraden Ekspress, relasi Purwokerto – Kroya-Bandung dengan perjalanan PP dan KA Ciremai relasi Bandung-Cikampek – Semarang Tawang. Kuswardojo menerangkan, disiapkannya KA tambahan pada periode Nataru tersebut, untuk menunjukkan bahwa PT Kereta Api Indonesia ingin memaksimalkan pelayanan bagi masyarakat. “Menunjukkan kesiapan Kereta Api Indonesia dalam menyediakan sarana transportasi bagi pelanggan yang ingin melakukan perjalanan di masa Nataru ini,” terangnya. “Kemudian sebagai wujud komitmen untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tambah Kuswardojo. Sementara itu, dia mengaku, sejak dibuka pada 7 November 2022 lalu, tiket KA perjalanan jarak jauh untuk masa Nataru, telah dijual sampai dengan 21 November 2022 kemarin dengan total jumlah sebanyak 13.586 tiket. “Jumlah tersebut masih akan bertambah, karena penjualan masih terus berlangsung. Tiket dalam masa libur Nataru masih cukup banyak tersedia,” pungkas Kuswardojo. (bas)PT KAI Bandung Siap Hadapi Lonjakan Penumpang Libur Nataru 2023
Jumat 25-11-2022,09:47 WIB
Reporter : Yanuar Baswata
Editor : Jabar Ekspres
Kategori :
Terkait
Selasa 08-09-2026,20:56 WIB
AHM Best Student 2026 Regional Jawa Barat Lahirkan Pelajar Terbaik untuk Melaju ke Tingkat Nasional
Kamis 20-08-2026,17:43 WIB
BRI Regional Office 9 Bandung Raih Penghargaan Industry Marketing Champion pada Bandung Marketing Week 2026
Senin 10-08-2026,13:28 WIB
Pemkab Bandung Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, KDS Tekankan Pengawasan dan Integritas
Jumat 17-07-2026,16:24 WIB
PLN Icon Plus Jabar Perkuat Sinergi Penataan Lingkungan Estetik
Jumat 17-07-2026,16:02 WIB
Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026
Terpopuler
Selasa 08-09-2026,10:13 WIB
5 Motor Listrik Nyaman untuk Perjalanan Jauh, Dek Kaki Lega Jadi Andalan
Selasa 08-09-2026,11:07 WIB
5 Motor Bebek Irit untuk Touring Jarak Jauh, Apa Saja Rekomendasinya?
Selasa 08-09-2026,11:22 WIB
HP Xiaomi Chipset Snapdragon Terbaik dan Termurah, Cek 5 Pilihannya!
Selasa 08-09-2026,14:07 WIB
3 Alasan Kamu Harus Beralih ke Motor Listrik Sebelum Tahun Baru 2027
Selasa 08-09-2026,11:00 WIB
Rekomendasi HP Android Terbaru dan Canggih 2026, Lengkap dengan Spesifikasi dan Harganya
Terkini
Selasa 08-09-2026,20:56 WIB
AHM Best Student 2026 Regional Jawa Barat Lahirkan Pelajar Terbaik untuk Melaju ke Tingkat Nasional
Selasa 08-09-2026,20:22 WIB
Fokus Berkendara Adalah Kunci, Hindari Aktivitas yang Mengalihkan Perhatian
Selasa 08-09-2026,20:00 WIB
Bertemu Wamenko Pangan, KDS Dorong Penguatan Sanitasi SPPG
Selasa 08-09-2026,19:47 WIB
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana, DPK BRI Capai Rp1.580 Triliun dan Didominasi CASA
Selasa 08-09-2026,19:25 WIB