Keluarga Bharada E Hilang Tiba-Tiba Usai Insiden Brigadir J, Tetangga: Mereka Keluarga yang Tertutup

Sabtu 30-07-2022,19:00 WIB
Reporter : Jabar Ekspres
Editor : Arip Apandi

JabarEkspres.com — Menurut keterangan dari warga Perumahan Taman Tamara Residence, Kelurahan Mapanget Barat, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, keluarga Bharada E menghilang usai insiden Brigadir J.

Di perumahan tersebut Bharada E tinggal bersama orang tuanya.

Baik Bharada E dan keluarganya tak pernah lagi terlihat semenjak awal Juli di kediamannya.

Rumah mereka telah kosong tak berpenghuni semenjak kabar Brigadir J yang tewas dalam baku tembak di rumah dinas Ferdy Sambo, menurut keterangan seorang warga bernama Vonni, yang merupakan tetangga keluarga Bharada E.

“Rumah (Bharada E) ini sudah kosong sejak beberapa minggu lalu, tak ada yang huni,” ungkap Vonni.

Dalam keterangan Vonni, ia mengaku terakhir kali melihat Bharada E saat awal Juli. Kendati saat itu kabar Bharada E sebagai pelaku penembakan sudah beredar.

Setelah kabar tersebut makin menyedot perhatian publik, Bharada E tiba-tiba menghilang dari rumah kediamannya.

Menurut laporan dari sumeks.disway.id, seorang tetangga lain bernama Linda memberitahu bahwa keluarga Bharada cukup tertutup dengan lingkungan sekitar.

Ia menerangkan bahwa keluarga Bharada E jarang sekali terlibat setiap ada aktivitas sosial di lingkungan sekitar.

"Mereka (keluarga Bharada E) sangat tertutup. Bahkan kegiatan sosial pun jarang diikuti,” ungkap Linda.

Terkait dengan keterlibatan Bharada E yang dikatakan oleh pihak kepolisian uang menembak Brigadir J, pihak Komnas HAM telah melakukan pemeriksaan.

Bharada E sudah memberikan pengakuannya setelah menjalani pemeriksaan di kantor Komnas HAM pada Selasa, 26 Juli 2022 berikut dengan sebagian ajudan Ferdy Sambo lainya.

Akan tetapi Bharada E keluar dari kantor Komnas HAM pada pukul 13.25 WIB, tidak bersamaan dengan ajudan atau aide de camp (ADC) Irjen Ferdy Sambo lainnya.

Dalam proses pemeriksaannya itu, Bharada E memberikan seluruh keterangan serta pengakuannya terhadap insiden tewasnya Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Diketahui Brigadir J disebut telah tewas setelah terjadinya baku tembak dengan sesama polisi di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo pada Jumat, 8 Juli 2022 lalu.

Komisioner Komnas HAM, M Choirul Anam mengatakan bahwa Bharada E banyak memberikan cerita terkait dengan insiden berdarah tersebut sepanjang pemeriksaan.

"Sepanjang yang kami periksa, Bharada E menjelaskan banyak hal salah satunya adalah soal menembak (Bigadir J)," ucap Anam, Selasa 26 Juli 2022.

Akan tetapi Anam masih belum bisa memberikan penjelasan secara rinci atau detail soal keseluruhan pengakuan Bharada E yang berkaitan dengan peristiwa baku tembak.

Hal itu dikarenakan pihak Komnas HAM mengaku telah melontarkan pertanyaan yang sifatnya luas atau deskriptif agar ditemukannya gambaran lengkap.

"Makanya tadi panjang sekali proses permintaan keterangannya, karena jawabannya deskriptif," tutur Choirul Anam.

"Jadi kalau minta kesimpulan dan sebagainya kami belum bisa menyimpulkan karena jawabannya kami meminta deskriptif," pungkasnya menambahkan.***

 

 

Artikel ini telah tayang di Disway.id dengan judul, "Keluarga Bharada E Menghilang, Tetangga: Rumahnya Telah Kosong Sejak Awal Juli"

Kategori :